Kamis, 18 Jun 2026 08:46 WIB

Viral Mobil Melaju Mundur di Sumenep, Ini Sanksi yang Diberikan Polisi

Aksi mobil melaju mundur di Sumenep yang viral (Foto: Tangkapan layar video viral)
Aksi mobil melaju mundur di Sumenep yang viral (Foto: Tangkapan layar video viral)

Sumenep - Video mobil melaju mundur di Jalan Diponegoro, Kabupaten Sumenep viral di media sosial (medsos). Akibat aksi itu, pengemudi akhirnya ditindak oleh polisi.

Mobil Daihatsu Charade dengan nopol M 1965 VH itu diketahui melaju mundur di wilayah perkotaan, tepatnya di sekitar Taman Bunga Sumenep. Dalam video berdurasi sekitar 30 detik, mobil itu menjadi perhatian pengguna jalan dan warga.

Baca Juga: Pulang dari Malaysia, Fauzi Bangun Layanan Keuangan Warga Kangean

Kasatlantas Polres Sumenep, AKP Lamudji mengatakan, setelah mengetahui viralnya video mobil melaju mundur itu, pihaknya langsung melakukan penyelidikan hingga berhasil menemukan pengemudinya.

"Pak Kapolres (Sumenep AKBP Rahman Wijaya) memerintahkan langsung. Setelah ketemu, pengemudi mobil itu sudah kami beri sanksi," jelas Lamudji, Sabtu (7/5/2022).

Baca Juga: Ada Apa dengan Film Pesta Babi?

Kasatlantas Polres Sumenep, AKP Lamudji saat memberikan sanksi pada pengemudi mobil melaju mundur yang viral (Foto: Polres Sumenep)Kasatlantas Polres Sumenep, AKP Lamudji saat memberikan sanksi pada pengemudi mobil melaju mundur yang viral (Foto: Polres Sumenep)

Lamudji mengungkapkan, pengemudi mobil itu berinisial AB (40), warga Desa Pakondang, Kecamatan Rubaru, Kabupaten Sumenep.

Baca Juga: Konversi Energi Kedua Republik Indonesia, Amanat Penderitaan Rakyat Madura

"Tindakan kami yaitu menyita kendaraan itu. Pengemudi sudah meminta maaf kepada masyarakat melalui media sosial dan berjanji tidak akan mengulangi lagi tindakan ugal-ugalan di jalan. Kami hanya melakukan sanksi humanis, sehingga pengemudi tidak ditahan," papar dia.

Menurut Lamudji, tindakan humanis yang dimaksud yaitu pengemudi diminta membuat surat pernyataan dan permohonan maaf agar tidak mengulangi perbuatannya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.