Kamis, 11 Jun 2026 23:07 WIB

Pilihan Pembaca: Ledakan Petasan di Babadan Ponorogo

  • Penulis :
  • | Senin, 02 Mei 2022 07:00 WIB
Lokasi kejadian meledaknya petasan.(Foto: Mita Kusuma/jatimnow.com)
Lokasi kejadian meledaknya petasan.(Foto: Mita Kusuma/jatimnow.com)

jatimnow.com - Peristiwa ledakan petasan di Ponorogo, berada di jajaran pilihan pembaca sepanjang Minggu (1/5/2022). Mulai dari waktu kejadian, kesaksian warga sekitar hingga kabar adanya korban.

Redaksi merangkum berita seputar ledakan petasan itu seperti berikut.

Baca Juga: Warga Blitar Tewas Terkena Ledakan Petasan Balon Udara, 2 Bocah Terluka

Blarrr! Perakit Petasan di Ponorogo Berdarah-darah Usai Terkena Ledakan

Ledakan petasan kembali terjadi di Ponorogo, Sabtu (30/4/2022) malam. Kali ini di Desa Polorejo, Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo. Insiden mengakibatkan satu orang luka-luka. Yakni, Muhammad Taufiq (21), warga setempat.

"Korban kami bawa ke rumah sakit. Luka parah," ujar Kapolsek Babadan AKP Yudi Kristiawan ketika dikonfirmasi, Minggu (1/5/2022) pagi.

Ledakan Petasan di Babadan Ponorogo, Suaranya Terdengar Sampai Jalan Sebelah

Ledakan petasan di Desa Polorejo, Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo, rupanya cukup keras. Bahkan suaranya terdengar sampai jalan sebelah.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

"Terdengar sampai jalan sebelah. Ini kan Jalan Sri Gading. Terdengar sampai Jalan Cempaka," ujar Kasie pelayanan Desa Polorejo, Kecamatan Babadan, Supriyadi, Minggu (1/5/2022).

Supriyadi belum mengetahui apakah petasan yang dibuat untuk balon udara atau tidak.

Korban Petasan di Babadan Ponorogo Terkenal Pendiam dan Suka Bereksperimen

Muhammad Taufiq, warga Desa Polorejo, Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo, menjadi korban ledakan petasan yang dirakitnya sendiri. Pria 21 tahun itupun harus menjalani perawatan di rumah sakit. Dalam kesehariannya, korban terkenal pendiam.

Baca Juga: Balon Udara Berisi Petasan Jatuh dan Rusak Rumah Warga di Tulungagung

"Terkenal pendiam. Jadi tidak ada yang tahu persis bagaimana korban," ujar Bhabinkantibmas Desa Polorejo, Polsek Babadan, Bripka Lutfi, Minggu (1/5/2022).

Selain pendiam, korban suka bereksperimen dengan bahan kimia. Dari informasi yang didapat, biasanya korban membuat pupuk sendiri. Karena pekerjaan sehari-harinya adalah petani.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.