Rabu, 17 Jun 2026 05:29 WIB

Kasus Ledakan Petasan Hingga Rusak Rumah di Kediri Jerat 1 Tersangka

Kapolres Kediri AKBP Agung Setyo Nugroho bersama Dirreskrimum Polda Jatim Kombespol Totok Suharyanto memimpin olah TKP. (Foto : Yanuar Dedy/Jatimnow.com)
Kapolres Kediri AKBP Agung Setyo Nugroho bersama Dirreskrimum Polda Jatim Kombespol Totok Suharyanto memimpin olah TKP. (Foto : Yanuar Dedy/Jatimnow.com)

Kediri – Polisi menetapkan satu tersangka dalam kasus ledakan petasan yang menghancurkan sebuah rumah di Dusun Balungcino, Desa Blaru, Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri, Jumat (29/4/2022) malam. Tersangka merupakan pemilik atau pembeli bahan petasan yang meledak dan melukai empat orang.

Polres Kediri bersama Direktorat Kriminal Umum Polda Jawa Timur (Jatim) selesai melakukan pemeriksaan awal dalam kasus ledakan petasan di Kabupaten Kediri. Kapolres Kediri AKBP Agung Setyo Nugroho bersama Dirreskrimum Polda Jatim Kombespol Totok Suharyanto langsung memimpin olah TKP bersama Tim Laboratorium Forensik (Labfor) dan Inafis. Di TKP juga tampak Kasubdit Jatanras Polda Jatim AKBP Lintar dan timnya.

Baca Juga: Bayi Dibuang di Pinggir Sawah Kediri Diserahkan ke Dinsos, Polisi Buru Ibu Kandung

Dari hasil pemeriksaan awal, polisi menetapkan F sebagai tersangka dalam kasus ledakan petasan. Hari ini, F akan ditahan.

“Yang kami tetapkan tersangka merupakan pemilik atau pembeli bahan petasan,” kata Dirreskrimum Polda Jatim Kombespol Totok Suharyanto di lokasi kejadian, Sabtu (30/4/2022).

Saat ini tim tengah memburu penjual bahan petasan yang ditengarai berada di wilayah Surabaya. Tersangka membeli bahan petasan itu melalui online.

Baca Juga: Pensiunan Guru SMA di Kediri Cabuli 12 Bocah, Ngaku Dipengaruhi Makhluk Gaib

“Kami sedang kembangkan, ada di Surabaya ya,” tambahnya.

Selain membeli, F juga berada di lokasi saat petasan meledak dan menghancurkan rumah milik Bowo. F yang hanya melihat dan menyuruh empat orang lainnya meracik petasan, mengalami luka ringan di kakinya.

Usai meledak, F sempat membawa korban ke rumah sakit HVA Toeloengredjo, Pare. Dia juga meminta seorang saksi membuang sisa bahan petasan ke aliran Sungai Konto. Sementara saat ini, empat orang korban tengah menjalani perawatan intensif di RS Bhayangkara akibat luka bakar serius yang dialaminya.

Baca Juga: Pria di Kediri Pasok Pertalite ke Pom Mini, Bolak-balik SPBU Kumpulkan 300 Liter per Hari

Untuk diketahui, Ditreskrimum Polda Jatim telah mengamankan 54 tersangka kepemilikan bahan peledak dari 34 wilayah di Jatim sepanjang Ramadan. Total ada 400 kilogram bahan petasan disita.

“Kami imbau masyarakat sudah tidak boleh lagi bermain-bermain dengan petasan, disamping bertentangan dengan hukum tentu kalau terjadi korban yang rugi masyarakat sendiri,” tutup Totok Suharyanto.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.