Minggu, 21 Jun 2026 12:28 WIB

Sterilisasi Lokasi Ledakan Petasan, Polres Kediri Tunggu Tim Gegana Brimob

Kondisi TKP ledakan petasan.(Foto: Yanuar Dedy/Jatimnow.com)
Kondisi TKP ledakan petasan.(Foto: Yanuar Dedy/Jatimnow.com)

Kediri - Sebuah rumah di Dusun Balungcino, Desa Blaru, Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri, hancur akibat ledakan petasan, Jumat (29/4/2022) malam. Untuk melakukan sterilisasi, kini Polres Kediri tengah menunggu tim Gegana Brimob Polda Jawa Timur (Jatim).

Kapolres Kediri AKBP Agung Setyo Nugroho menjelaskan, sterilisasi perlu dilakukan untuk mengantisipasi ledakan susulan. Pasalnya, masih ada sisa bahan petasan di rumah mikik Bowo tersebut.

Baca Juga: Bayi Dibuang di Pinggir Sawah Kediri Diserahkan ke Dinsos, Polisi Buru Ibu Kandung

"Kami menunggu Gegana untuk melalukan sterilisasi, antisipasi apabila terjadi ledakan susulan," kata Agung Setyo di lokasi kejadian.

Berdasarkan olah TKP awal, di rumah itu ada lima orang yang diduga tengah meracik petasan. Aktivitas itu yang diduga menjadi penyebab terjadinya ledakan besar.

"Informasi awal, TKP ini tempat untuk meracik petasan," tambah Kapolres.

Baca Juga: Pensiunan Guru SMA di Kediri Cabuli 12 Bocah, Ngaku Dipengaruhi Makhluk Gaib

Kapolres Kediri memastikan kelima orang menjadi korban akibat ledakan petasan. 4 Orang diantaranya mengalami luka bakar cukup serius. Mereka di rawat di RS HVA Toeloengredjo, Pare, Kabupaten Kediri.

"Korbannya 5 orang, yang 4 orang dirawat di rumah sakit luka bakar. Satu orang luka ringan yang selanjutnya akan dilakukan pemeriksaan," tandasnya.

Baca Juga: Pria di Kediri Pasok Pertalite ke Pom Mini, Bolak-balik SPBU Kumpulkan 300 Liter per Hari

Diberitakan sebelumnya, ledakan petasan kembali terjadi di Kabupaten Kediri. Ledakan dahsyat menghancurkan sebuah rumah milik Bowo di Dusun Balungcino, Desa Blaru, Kecamatan Badas, Jumat malam (29/4/2022). Empat orang mengalami luka berat.

Baca Juga: Ledakan Petasan Hancurkan Rumah di Kediri, 4 Orang Terluka Parah

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.