Jumat, 19 Jun 2026 16:25 WIB

Gara-gara Kasus Serbuk Petasan, Pria Ponorogo Ini Gagal Menikah

Polisi menunjukkan barang bukti racikan bahan petasan. (Foto: Humas Polres Ponorogo)
Polisi menunjukkan barang bukti racikan bahan petasan. (Foto: Humas Polres Ponorogo)

Ponorogo - Ibarat sudah jatuh tertimpa tangga. Hal itu dialami oleh HS warga Desa Tatung, Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo. Ternyata pria berusia 28 tahun itu hendak menikah, namun gagal lantaran terjerat kasus jual beli serbuk mercon.

"Iya ditunda karena tersandung kasus hukum. Rencana nikahnya habis Lebaran. 21 Mei 2022," ujar Kepala Kantor Urusan Agama (KUA), Anwar Romdloni, Kamis (28/4/2022).

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Dia menyebutkan bahwa dia hari lalu keluarga kedua belah pihak ada datang ke kantor KUA. Mereka berkonsultasi bagaiamana jika ada yang terjerat hukum.

Kemudian, hari ini, Kamis (28/4/2022), keluarga mereka melalui kepala desa menghubungi KUA Balong, menyatakan ditunda.

Menurutnya, secara prosedur adalah keluarga datang ke KUA. Kemudian mencabut berkas dan mendaftarkan lagi nanti ketika akan menikah.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Baca Juga: Belajar dari YouTube, Peracik Serbuk Petasan di Ponorogo Ditangkap Polisi

Sebelumnya, Pihak Polres Ponorogo kembali lagi menangkap 2 tersangka perihal serbuk petasan. Adalah HS (28) warga Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo dan TR (37) warga Kabupaten Magetan.

Baca Juga: Balon Udara Berisi Petasan Jatuh dan Rusak Rumah Warga di Tulungagung

"Keduanya ditangkap di tempat berbeda tetapi di hari yang sama. HS adalah perancik dan TR membeli dari HS untuk dibuat mercon," ujar Kapolres Ponorogo, AKBP Catur Cahyono Wibowo, Selasa (26/4/2022).

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.