Jumat, 12 Jun 2026 00:10 WIB

Percepatan Eliminasi TBC, Dinkes Jatim Launching Aplikasi E-TIBI

Kepala Dinkes Jatim Dr. Erwin Astha Triyono menunjukkan aplikasi berbasis website untuk menskrining Tuberkulosis secara mandiri yang dinamakan E-TIBI. (Foto: Humas Dinkes Jatim for jatimnow com)
Kepala Dinkes Jatim Dr. Erwin Astha Triyono menunjukkan aplikasi berbasis website untuk menskrining Tuberkulosis secara mandiri yang dinamakan E-TIBI. (Foto: Humas Dinkes Jatim for jatimnow com)

Surabaya - Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur (Dinkes Jatim) melaunching sebuah aplikasi berbasis website untuk menskrining Tuberkulosis (TBC) secara mandiri (self assessment).

Aplikasi yang dinamai E-TIBI itu bertujuan untuk memudahkan tenaga kesehatan dan masyarakat guna percepatan eliminasi TBC di Jawa Timur.

Baca Juga: Yayasan Amway Peduli dan UC Surabaya Gelar Edukasi Kesehatan Anak Muda

"Keunggulan yang ditawarkan dalam aplikasi E-TIBI diantaranya masyarakat mudah mengakses aplikasi tanpa harus login terlebih dahulu, akses ke link aplikasi mudah disebarkan melalui media sosial, cepat dalam pengisian (sekira 1 menit setelah pengguna mengisi identitasnya)," Kepala Dinkes Jatim Dr. Erwin Astha Triyono. Rabu (27/4/2022).

Dia menambahkan selain itu, aplikasi juga menggunakan bahasa yang mudah dipahami oleh masyarakat. Sehingga para pengguna bisa langsung mengetahui status pemeriksaan (terduga/bukan terduga).

"Setelah mengetahui status pemeriksaannya, masyarakat terduga TBC diharapkan segera datang ke fasilitas kesehatan (Faskes) terdekat, sehingga dapat segera ditindaklanjuti oleh tenaga kesehatan," imbaunya.

Masyarakat dapat mengakses aplikasi E-TIBI kapanpun dan dimanapun. Aplikasi E-TIBI didesain untuk memudahkan dan mendorong masyarakat agar mau datang ke fasilitas layanan kesehatan sedini mungkin.

Baca Juga: TBC Masih Tinggi di Jatim, KSP Gaspol Cek Kesehatan Gratis Berbasis Komunitas

"Sehingga semakin cepat diperiksa maka semakin cepat diobati dan dapat segera memutus rantai penularan di masyarakat," tuturnya.

Implementasi self assessment melalui E-TIBI tidak hanya bertumpu pada kemandirian masyarakat, namun perlu dukungan berbagai pihak. Sehingga pihaknya saat ini tengah melakukan edukasi terhadap masyakarat dibantu oleh tenaga kesehatan, kader dan komunitas.

"Hal ini akan mengurangi stigma sekaligus memberikan dukungan kepada mereka untuk mau melakukan self assessment/skrining mandiri," jelasnya.

Baca Juga: Lapas Kediri Lakukan Skrining TBC Warga Binaan, Tingkat Penularan Lebih Tinggi

Dalam langkah awal, tambahnya implementasi self assessment melalui E-TIBI dilakukan pada kelompok ODHA. Dan selanjutnya akan mengevaluasi dan melakukan penyempurnaan sehingga bisa diterapkan kepada seluruh masyarakat Jawa Timur.

"Melalui momen ini kami mengajak seluruh pihak antara lain organisasi profesi, akademisi perguruan tinggi, organisasi masyarakat, komunitas peduli TBC, dan insan media untuk terlibat dalam menyukseskan program ini dalam rangka mencapai eliminasi TBC di Jawa Timur tahun 2030," tukasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.