Rabu, 10 Jun 2026 21:30 WIB

Warga Bangkalan Hati-hati! Ini Hasil Sidak Dinkes di 4 Swalayan

Petugas Dinkes Bangkalan memeriksa kelayakan makanan di Bangkalan Plaza. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)
Petugas Dinkes Bangkalan memeriksa kelayakan makanan di Bangkalan Plaza. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)

Bangkalan - Dinas Kesehatan (Dinkes) Bangkalan melakukan operasi kelayakan makanan bersama sejumlah instasi lainnya di Bangkalan, Selasa (26/4/2022). Mereka menemukan sejumlah makanan tidak layak konsumsi pada empat swalayan.

Empat lokasi inspeksi mendadak makanan dan minuman (Sidak Mamin) adalah Indah Swalayan, Swalayan Tretan, Tom and Jerry Swalayan dan Hyfresh di area Bangkalan Plaza (Banplas).

Baca Juga: Ketua DPRD Kota Probolinggo Minta Proyek Swalayan Jalan Cokro Distop

Dinkes melakukan pemeriksaan makanan bersama sejumlah petugas dari Dinas Perdagangan, Polres Bangkalan, dan Satpol PP setempat. Secara bergantian, empat lokasi disisir satu per satu.

Kepala Dinkes Bangkalan, Sudiyo mengatakan, pihaknya sengaja melakukan sidak gabungan. Sehingga hasilnya lebih maksimal. Terbukti di semua swalayan ditemukan makanan yang sudah tidak layak konsumsi.

"Beberapa makanan kami temukan tidak layak konsumsi. Sehingga, hal ini sangat membahayakan," katanya.

Diungkapkan, beberapa temuannya dinilai penting. Seperti adanya barang kedaluarsa, kemasan penyok hingga produk makanan tak memiliki izin edar. Sehingga, semua swalayan segera harus mengamankan dari lokasi penjualan.

Baca Juga: Diduga Sengaja Lompat ke Sungai Tunjung Bangkalan, Ibu dan Anak Ditemukan Tewas

Diterangkan, dari empat lokasi, hanya Indah Swalayan yang tidak ditemukan makanan kedaluarsa. Tapi lokasi tersebut ditemukan beberapa kemasan makanan yang sudah penyok, dan dinilai sudah tidak layak konsumsi. Sehingga, petugas melakukan penarikan terhadap semua makanan bermasalah.

"Kalau yang kedaluarsa sudah pasti kami tarik. Sementara makanan dengan kemasan rusak juga kami tarik. Karena isi di dalam kemasan sudah tidak aman dikonsumsi, " katanya.

Sudiyo mengungkapkan, pihaknya sengaja melakukan operasi tersebut karena menjelang Idul Fitri. Sehingga pemeriksaan kelayakan konsumsi pada semua jenis makanan dilakukan. Diakui, pemeriksaan dilakukan setiap tahun.

Baca Juga: Sidak Swalayan, Dinas Kesehatan Tulungagung Temukan Kemasan Makanan Penyok

"Apa yang kami lakukan untuk memberikan keamanan pada masyarakat. Sehingga, masyarakat juga perlu waspada melihat kelayakan makanan yang dibeli," ungkapnya.

Di lokasi sidak, Store Manager Hyfresh Bangkalan, Sunoko mengatakan pihaknya selalu rutin mengecek produk setiap waktu. Jika ada barang kedaluarsa langsung dipindah dan dimusnahkan.

"Hari ini saja yang diketahui ada keterlambatan penarikan. Dua puding diketahui kedaluarsa hari ini. Kedepan kami akan teliti lagi," katanya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.