Rabu, 17 Jun 2026 19:22 WIB

Soal Rumah Karaoke Ilegal, Satpol PP Jombang Disebut Hanya Berani Pada PKL

Operasi yustisi bulan ramadan mendapati salah satu rumah karaoke di Jombang masih beroperasi (Foto: Dok. Elok Aprianto/jatimnow.com)
Operasi yustisi bulan ramadan mendapati salah satu rumah karaoke di Jombang masih beroperasi (Foto: Dok. Elok Aprianto/jatimnow.com)

Jombang - Ketua Komisi A DPRD Jombang, Andik Basuki Rahmat menyebut bahwa Satpol PP 'loyo' lantaran tidak berani memanggil para pengusaha rumah karaoke yang belum berizin.

Andik mengatakan, Satpol PP sebagai penegak perda harusnya tidak mempunyai rasa takut untuk melakukan tindakan tegas.

Baca Juga: BKPSDM Tulungagung Periksa Anggota Satpol PP yang Berjaga di Kantor Disbudpar

"Mereka harusnya keras terhadap para pelanggar perda (peraturan daerah)," ujar Andik pada sejumlah jurnalis, Minggu (24/4/2022).

Andik mengungkapkan, selama ini Satpol PP masih belum menunjukan taringnya kepada pengusaha rumah karaoke yang melanggar perda.

"Jangan hanya berani dengan PKL saja. Kepada pengusaha besar yang melanggar juga harus berani," tegas Politisi Partai Golkar itu.

Menurut Andik, selama ini marak rumah karaoke di Jombang yang diduga punya beking di balik layar, baik oknum aparat atau lainnya.

"Meski itu benar, seharusnya tidak perlu takut. Kalau melanggar ya harus ditindak," pinta dia.

Untuk itu, sambung Andik, Komisi A DPRD Jombang berencana memanggil Satpol PP.

Baca Juga: Belasan Reklame Rokok Ilegal Dicopot Satpol PP Tulungagung

"Kalau nanti memang sudah sangat meresahkan dan belum ada tindakan dari Satpol PP, kami akan melakukan pemanggilan. Langkah apa yang harusnya diambil Satpol PP itu," tambah Andik.

Sementara Kabid Penegak Perda Satpol PP Jombang, Didit Budi Santoso masih belum bisa memastikan langkah apa yang akan dilakukan pada tempat rumah karaoke tak berizin tersebut.

Dia mengaku, jika rumah karaoke yang beberapa waktu lalu digerebek dan ditemukan minuman keras, hanya ditutup sementara oleh kepolisian.

"Kemarin sudah dilakukan penutupan sementara pada saat operasi dari polsek dan Kecamatan Mojoagung," ungkap dia.

Baca Juga: Balai Pemuda, Surat Pengosongan, dan Teori Pintu Terbuka

Saat ditanya apakah ada langkah Satpol PP untuk melakukan penutupan secara permanen sesuai rekomendasi Ketua DPRD Jombang, Didit masih belum memberikan keterangan yang jelas.

"Kami juga masih melakukan koordinasi dengan DPMPTSP," ujar dia.

Namun, pihaknya memastikan jika maraknya rumah karaoke ilegal pasti akan dilakukan penindakan.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.