Jumat, 19 Jun 2026 09:32 WIB

Begini Kesaksian Hariono Usai Menolong Balita Korban Ledakan di Bangil

  • Penulis :
  • | Kamis, 05 Jul 2018 15:40 WIB
Polisi memasang garis pembatas agar warga tak mendekati lokasi ledakan
Polisi memasang garis pembatas agar warga tak mendekati lokasi ledakan

jatimnow.com - Pihak kepolisian dari Polres Pasuruan dan Polda Jatim masih terus melakukan identifikasi lokasi ledakan pada sebuah rumah di Jalan Pelaya, Kelurahan Pogar, Bangil, Pasuruan, kamis (5/7/2018).

Belum diketahui, ledakan tersebut dari bahan apa. Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera baru membenarkan bahwa saat ini pihaknya menyeterilkan lokasi ledakan dari warga dan melakukan identifikasi.

"Proses identifikasi masih berjalan. Sabar, nanti kita update perkembangannya," katanya, Kamis (5/7/2018).

Baca Juga: Polres Pasuruan Gerak Cepat Redam Konflik Pembongkaran Makam di Winongan

Namun, dari kronologi yang didapat jatimnow.com menyebut, ledakan itu terjadi 3 kali. Adalah Hariono (52) warga setempat yang sempat masuk ke dalam rumah setelah ledakan pertama. Saat itu, dia mencium bau mesiu yang sangat menyengat. Karena takut, Hariono keluar rumah tersebut.

Saat Hariono keluar, ternyata terjadi 2 kali ledakan dari dalam rumah itu. Warga yang mendengar akhirnya ikut menjauh. Saat warga menjauh itulah, dari rumah tersebut keluar satu orang pria dengan membawa tas ransel.

Menurut informasi, beberapa saat setelah pria tadi berlalu, polisi yang tiba di lokasi langsung melakukan pengejaran. Saat pengejaran berlangsung, terdengar lagi bunyi ledakan sebanyak 3 kali di jalan kampung tersebut.  

Baca Juga: Atasi Krisis, Polres Pasuruan dan PMII Kirim Air Bersih ke Desa Karangjati

Diketahui sebelumnya, rumah tersebut adalah milik Saprani yang dikontrak oleh satu keluarga, yaitu Abdullah (43) asal Aceh dan istrinya Dina Rohana asal Desa Gempeng Bangil Pasuruan serta seorang anaknya.

Akibat ledakan itu, seorang anak berusia 6 tahun terluka parah dan harus dibawa ke rumah sakit terdekat.

Untuk Abdullah belum ditemukan karena diduga melarikan diri. Sedangkan Dina, berhasil diamankan dan dimintai keterangan.

Baca Juga: 4 Fakta Kapal Nelayan Terbalik di Perairan Lekok Pasuruan: 4 Orang Meninggal

"Kami masih bekerja untuk mengungkap semuanya," tandas Barung.

Reporter: Narendra Bakrie
Editor: Arif Ardinto





Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.