Kamis, 23 Jul 2026 04:12 WIB

4 Fakta Kapal Nelayan Terbalik di Perairan Lekok Pasuruan: 4 Orang Meninggal

  • Penulis :
  • | Selasa, 15 Jul 2025 17:30 WIB
Evakuasi korban perahu terbalik di Pasuruan. (Foto: Humas Polda Jatim/jatimnow.com)
Evakuasi korban perahu terbalik di Pasuruan. (Foto: Humas Polda Jatim/jatimnow.com)

jatimnow.com - Tim SAR Ditpolairud Polda Jatim bersama Polres Pasuruan Kota terus melakukan pencarian terhadap para nelayan yang hilang dalam kecelakaan laut di Perairan Lekok, Kabupaten Pasuruan, Selasa (15/7/2025). Terbaru, mereka menemukan dua korban dalam kondisi meninggal dunia.

Berikut 3 fakta kecelakaan laut di Perairan Lekok, Kabupaten Pasuruan:

Baca Juga: Bidpropam Polda Jatim Tes Urine Puluhan Anggota Polres Kediri Kota

1. Perahu Angkut 21 Pemancing

Peristiwa ini terjadi, pada Minggu (13/7/2025). Saat itu perahu nelayan milik warga setempat yang dinakhodai oleh Jalaludin, tengah membawa sekitar 21 orang pemancing yang hendak pulang dari wilayah tangkapan ikan di sekitar Banjang, perairan Lekok.

Ketika mendekati bibir pantai Wates, kondisi cuaca tiba-tiba memburuk.

"Ombak tinggi dan angin kencang menghantam perahu, hingga akhirnya kapal terbalik dan seluruh penumpangnya tercebur ke laut," kata Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Pol Jules Abraham Abast, Selasa (15/7/2025).

2. 16 Orang Selamat, 5 Lainnya Hilang

Sesaat setelah kejadian, ada 16 orang korban berhasil diselamatkan oleh nelayan yang berada di sekitar lokasi kejadian. Sementara 5 orang lainnya pada saat itu diduga hanyut.

Sore harinya ditemukan satu orang korban dalam kondisi meninggal dunia. Keesokan harinya satu lagi korban ditemukan.

Sementara, penemuan dua korban meninggal pada hari ketiga pasca kejadian itu berawal dari informasi nelayan setempat yang melihat adanya korban mengapung di perairan Lekok.

“Jadi pasca kejadian ditemukan 1 korban meninggal, hari kedua ditemukan lagi 1 korban dan hari ketiga ditemukan 2 korban meninggal," terang Kombes Pol Abast

Baca Juga: Polres Pasuruan Tangkap Komplotan Pencuri Sapi di Tutur

Dengan demikian jumlah korban hingga Selasa (15/7/2025), sudah ditemukan 4 korban meninggal atas kejadian tersebut.

3. 1 Orang Masih Diidentifikasi, 1 Lainnya Dalam Pencarian

Tiga orang korban atas nama Achan Asfiani (19) warga Kecamatan Karang Ploso Kabupaten Malang  Winarso (33) warga Kecamatan Singosari Kabupaten Malang, Muzaki (30) warga Kabupaten Pasuruan.

“Sementara itu yang 1 orang korban meninggal masih proses identifikasi," tambah Kombes Pol Abast.

Saat ini Tim SAR Ditpolairud Polda Jatim bersama Polres Pasuruan Kota terus melakukan pencarian terhadap para nelayan yang masih hilang dengan menyisir area laut.

Baca Juga: Kasus Catatan Sipil Endang Dibuka Lagi, Polda Jatim Gelar Perkara Khusus

Kabid Humas Polda Jatim juga menyampaikan terimakasih kepada Nelayan yang telah menemukan korban atas peristiwa laka laut ini.

"Terimakasih kepada warga nelayan dan Tim SAR Gabungan yang turut berkerjasama dalam upaya evakuasi para korban laka laut ini," pungkas Kombes Abast.

4. Polres Pasuruan Kota Kirim Tim Trauma Healing

Sementara itu Kapolres Pasuruan Kota, AKBP Davis Busin Siswara mengatakan bahwa pihaknya juga menerjunkan Tim Trauma Healing dari Bag SDM dan Polwan guna memberikan pendampingan psikologis, terutama kepada anak-anak dan anggota keluarga yang mengalami tekanan emosional mendalam akibat kehilangan orang tercinta.

“Ini adalah wujud nyata empati kami kepada masyarakat yang tengah berduka. Selain melakukan pencarian, kami juga berupaya menjaga kondisi psikologis keluarga korban agar tetap kuat,” jelas Kapolres Pasuruan Kota.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.