Sabtu, 20 Jun 2026 14:48 WIB

AHY Minta Demokrat Jatim Lakukan Konsolidasi Internal, Emil Klaim 38 DPC Bersatu

Ketum Partai Demokrat AHY dan Ketua DPD Jatim Emil Dardak di Surabaya (Foto: Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)
Ketum Partai Demokrat AHY dan Ketua DPD Jatim Emil Dardak di Surabaya (Foto: Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)

Surabaya - Ketua Partai Demokrat Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak menyebut jika 38 DPC telah menyatakan komitmennya untuk patuh terhadap hasil musda yang diputuskan Ketua Umum (Ketum) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), termasuk DPC yang berpihak pada Bayu Airlangga.

"Hari ini 38 (DPC Demokrat) hadir dan telah menyatakan konsistensi bahwa keputusan yang dipilih ketum diberikan dukungan. Saatnya bersatu, tidak ada kubu Bayu, tidak ada kubu Emil, yang ada adalah kubu tegak lurus pada AHY," ucap Emil usai pelantikan di Grand Imperial Ballroom, Pakuwon, Surabaya, Jumat (22/4/2022).

Baca Juga: Emil Dardak Gerak Cepat Tangani Sengketa Lahan di Pacitan

Wagub Jatim itu juga mengatakan, aksi protes sejumlah orang tentang keputusan AHY memilih Emil di kantor DPD Demokrat Jatim Jalan Kertajaya Indah, Surabaya pada Jumat siang tadi merupakan bentuk aspirasi damai yang sudah ia respon secara kekeluargaan.

"Kalau masalah demo, tadi sudah jelas kita juga menyaksikan kalau itu adalah bentuk aspirasi damai, dari simpatisan yang kita respon juga dengan rasa kekeluargaan," terang Emil.

"Jadi saya rasa sudah selesai nggak ada masalah. Dan tadi di awal pelantikan, bapak kepala BPOKK menjabarkan dengan sangat detail proses musda, termasuk semua sepakat 38 (DPC) mengajukan dua nama untuk dipilih oleh tim tiga," imbuhnya.

Baca Juga: Dosen Ilmu Politik Unesa Soroti Konsolidasi Kekuasaan-Strategi Geopolitik Nasional

Sementara Ketum Demokrat AHY menginginkan, di bawah kepemimpinan Emil, Partai Demokrat Jatim bisa kembali menjadi basis di Jawa Timur, bahkan menyeluruh hingga pelosok daerah.

AHY menyebut, Partai Demokrat telah mengalami kemunduran secara nasional. Untuk itu pihaknya berharap Emil bisa menjadi motor penggerak melalui Jawa Timur, agar bisa mengembalikan perolehan kursi Demokrat secara utuh.

"Kita tahu 2019 Demokrat mengalami penurunan, baik jumlah kursi DPR RI, DPRD Povinsi, maupun kabupaten kota. Oleh karena itu semangat kami atau tekad kami untuk mengembalikan yang dulunya milik Partai Demokrat dan semoga bisa bertambah," jelas dia.

Baca Juga: PAN Jatim Mulai Panaskan Mesin Politik Tatap Pemilu 2029

AHY juga meminta kepada kader Demokrat untuk turun ke tengah rakyat menggaet simpatik dan mendengarkan permasalah-permasalahan yang dihadapi.

"Selebihnya kami akan ikhtiar dan bekerja sungguh-sungguh dan tentu pesan saya tadi, Jawa Timur kalau ingin sukses ya harus terus melakukan konsolidasi secara internal dan juga secara paralel selalu dekat dengan rakyat. Karena dengan bersama masyarakat kita tentu kita bisa mendengarkan harapan dan aspirasi yang kita targetkan," tandas AHY.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.