Selasa, 16 Jun 2026 03:27 WIB

Perjalanan Uang Rp 5 Miliar hingga Disita Polisi di Mojokerto

Uang miliaran rupiah yang kini disita Satreskrim Polres Mojokerto Kota (Foto: Satreskrim Polres Mojokerto Kota for jatimnow.com)
Uang miliaran rupiah yang kini disita Satreskrim Polres Mojokerto Kota (Foto: Satreskrim Polres Mojokerto Kota for jatimnow.com)

Mojokerto - Satreskrim Polres Mojokerto Kota membeberkan perjalanan uang Rp 5 miliar hingga disita saat 'ditransaksikan' di Gerbang Tol Gedeg.

Kasat Reskrim Polres Mojokerto Kota, AKP Rizki Santoso mengatakan, pemilik uang Rp 5 miliar berinisial JE, warga Kabupaten Sidoarjo mengaku menerima uang itu di Batang, Jawa Tengah setelah diantar oleh ekspedisi.

Baca Juga: Meimura Bawa Ludruk Besutan ke Kampus, Sentil Eksploitasi Alam Mojokerto

"Uang itu dikirim dari salah satu bank di Jawa Barat lewat ekspedisi atau pihak ketiga ke Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Di sana terjadi pertemuan atau COD antara pegawai ekspedisi dengan pemilik warga Sidoarjo dan ada pertukaran uang Rp 5 miliar dan dibawa ke Jawa Timur," terang Rizki, Rabu (21/4/2022).

Baca juga:  

Rizki menambahkan, dalam perjalanannya menuju Sidoarjo, uang itu sudah ditransaksikan Rp 1,2 miliar di Nganjuk dan Jombang. Lalu akan ada pertukaran uang lagi dengan pembeli di Gerbang Tol Gedeg, Kabupaten Mojokerto.

"Setibanya di gerbang tol, ada pembeli senilai Rp 400 juta dan mereka COD di Gerbang Tol Gedeg, Mojokerto. Yang menukarkan itu mengendarai Pajero," bebernya.

Baca Juga: Angkat Isu Situs, Ludruk Besutan Bakal Masuk Kampus UNIM Mojokerto

Menurut alumni Akpol 2010 ini, ada dugaan kesalahan terkait standar operasional prosedur (SOP) pengeluaran uang dari salah satu bank di Jawa Barat.

"Untuk SOP, terkait dengan bank setiap transaksi itu harus dibukukan. Jadi harus melalui pembukuan secara resmi. Di sini ada dugaan dari pihak bank tidak memasukkan terkait dengan pembukuan tersebut," tegas Rizki.

"Seyogyanya dengan nilai sebesar itu harus dikawal dan seharusnya yang berwenang menyebarkan uang rupiah adalah PJPUR (Penyelenggara Jasa Pengelolaan Uang Rupiah) resmi atau bank yang ditunjuk, bukan orang sipil murni yang diperkenankan untuk menukar apalagi dalam angka yang besar," papar dia.

Baca Juga: Tutup Tahun 2025, SportTrip Hijaukan Lereng Gunung Penanggungan

Uang itu disita Tim Samapta Polres Mojokerto Kota yang memergoki sejumlah orang menurunkan barang terbungkus plastik dari mobil di Gerbang Tol Gedeg. Setelah dicek, ternyata barang itu uang tunai sebanyak Rp 5 miliar.

Selain mengamankan uang itu, lima orang dan mobil GranMax serta Pajero yang ada di lokasi juga diamankan ke Satreskrim. Uang dan dua mobil itu masih diamankan, sedangkan lima orang tersebut masih berstatus saksi.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.