Minggu, 21 Jun 2026 23:16 WIB

Uang Rp 5 M 'Ditransaksikan' di Mojokerto, Polisi Dalami Kesalahan SOP Perbankan

Kasat Reskrim Polres Mojokerto Kota, AKP Rizki Santoso (Foto: Achmad Supriyadi/jatimnow.com)
Kasat Reskrim Polres Mojokerto Kota, AKP Rizki Santoso (Foto: Achmad Supriyadi/jatimnow.com)

Mojokerto - Satreskrim Polres Mojokerto Kota mendalami dugaan kesalahan atau pelanggaran standar operasional prosedur (SOP) perbankan soal uang Rp 5 miliar yang 'ditransaksikan' sejumlah orang di Gerbang Tol Gedeg.

"Dugaan ada kesalahan SOP (standar operasional prosedur) di salah satu bank di Bandung. Kami mengupayakan dalam penyelidikan terkait SOP pengeluaran uang tersebut dari bank di Jawa Barat tersebut," jelas Kasat Reskrim Polres Mojokerto Kota, AKP Rizki Santoso, Rabu (20/4/2022).

Baca Juga: Meimura Bawa Ludruk Besutan ke Kampus, Sentil Eksploitasi Alam Mojokerto

Rizki menambahkan, uang sebesar Rp 5 miliar itu telah ditransaksikan di Nganjuk dan Jombang senilai Rp 1,2 miliar.

Baca juga:  Wow! Polisi Pergoki 'Transaksi' Uang Rp 5 Miliar di Gerbang Tol Gedeg Mojokerto

"Pecahan 1000, 2000, 5000, 10000 dan 20000 ribu. Rencananya uang itu akan diedarkan di Jawa Timur," terang Rizki, Rabu (20/4/2022) malam.

Baca Juga: Angkat Isu Situs, Ludruk Besutan Bakal Masuk Kampus UNIM Mojokerto

Menurut Rizki, awalnya uang baru itu diduga palsu. Tetapi setelah dicek, Bank Indonesia (BI) di Surabaya memastikan bahwa uang dengan jumlah fantastis itu asli dan masih bersegel.

"Uang asli masih segel murni BI. Kita ketahui semua, kalau kita datang ke bank terdekat itu paling besar Rp 3,7 juta hingga Rp 4 juta. Namun ini Rp 5 miliar, sehingga saat kami temukan kami curiga ini uang palsu, apakah uang ini hasil pencucian uang dan tindak pidana lain," papar Alumni Akpol 2010 itu.

Baca Juga: Tutup Tahun 2025, SportTrip Hijaukan Lereng Gunung Penanggungan

Uang itu disita Tim Samapta Polres Mojokerto Kota yang memergoki sejumlah orang menurunkan barang terbungkus plastik dari mobil di Gerbang Tol Gedeg. Setelah dicek, ternyata barang itu uang tunai sebanyak Rp 5 miliar.

Selain mengamankan uang itu, lima orang dan mobil GranMax serta Pajero yang ada di lokasi juga diamankan ke Satreskrim. Uang dan dua mobil itu masih diamankan, sedangkan lima orang tersebut masih berstatus saksi.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.