Kamis, 18 Jun 2026 03:44 WIB

Sebelum Membunuh Mahasiswa Brawijaya, Pelaku Sempat Ingin Nikahi Pacar Korban

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Senin, 18 Apr 2022 19:11 WIB
Pembunuh Mahasiswa Kedokteran Brawijaya saat diamankan di Mapolda Jatim (Foto: Zen Ahmad/jatimnow.com)
Pembunuh Mahasiswa Kedokteran Brawijaya saat diamankan di Mapolda Jatim (Foto: Zen Ahmad/jatimnow.com)

Surabaya - Sebelum membunuh Mahasiswa Kedokteran Universitas Brawijaya, Bagus Prasetya Lazuardi (25), pelaku Ziath Ibrahim sempat ingin menikahi pacar korban.

Pria 38 tahun asal Jalan Kiai Tamin Gang 1 Nomor 6 Kelurahan Sukoharjo, Kecamatan Klojen, Kota Malang itu merupakan ayah tiri pacar korban. Selama ini, dia menaruh hati kepada anak tirinya itu.

Baca Juga: Mahasiswa Universitas Brawijaya Tolak Kampus Kelola SPPG, Rektorat Bungkam

"Berdasarkan penyelidikan kami, tersangka ini ternyata saking cintanya kepada anak tirinya. Bahkan sempat membicarakan niatnya untuk menikahi anak tirinya itu. Namun oleh saksi, niat tersangka itu dilarang," terang Kasubdit Jatanras Polda Jatim, AKBP Lintar Mahardono kepada jatimnow.com, Senin (18/4/2022).

Menurut Lintar, niat pelaku itu muncul sekitar tiga bulan sebelum terjadinya pembunuhan. Pelaku juga sempat menyatakan cinta kepada anak tirinya, meski hal itu dianggap biasa aja atau guyonan.

Namun, Lintar tidak bercerita detail bagaimana asmara antara pelaku dengan anak tirinya tersebut, karena pengakuan dari saksi bahwa pelaku tidak ada hubungan apa-apa. Yang pasti, motif itulah yang menjadi salah satu pemicu pembunuhan terhadap korban.

Baca Juga: Mahasiswa Jatim Kampanyekan Kali Tebu Bebas Sampah Popok

Diketahui, korban dibunuh pelaku pada kamis (7/4/2022) di dalam mobil Toyota Innova milik korban. Pembunuhan itu dilakukan pelaku di Kota Malang saat jalanan sedang sepi.

Sebelum melakukan pembunuhan, pelaku mengajak nongkrong korban di sebuah kafe di Kota Malang. Setelah itu, pelaku mengajak korban keliling, dengan disopiri pelaku.

Sesampainya di tempat sepi, pelaku menodongkan pistol mainan ke arah korban. Saat itu pula pelaku mengancam korban agar dia tidak mengganggu putri tirinya.

Baca Juga: Polda Jatim Bongkar Sindikat Jual Beli OTP Ilegal, Untung Hingga Rp1,2 Miliar

Selanjutnya, pelaku mengambil plastik dan langsung dibekapkan ke kepala korban. Setelahnya, pelaku menekan dada korban menggunakan lutut di pojok jok mobil hingga tewas.

Keesokan harinya, pelaku membuang mayat korban ke semak-semak di daerah Purwodadi, Pasuruan. Mayat korban baru ditemukan pada Selasa (12/4/2022) dalam kondisi membusuk. Setelah melakukan penyelidikan, Tim Jatanras Polda Jatim menangkap pelaku pada Jumat (15/4/2022) di Malang.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.