Kamis, 18 Jun 2026 05:28 WIB

Hari ke-4 Ekskavasi Situs Pandegong, Peneliti BPCB Jatim Temukan Kepala Nandi

Penggalian Situs Pandegong yang dilakukan BPCB Jatim. (Foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)
Penggalian Situs Pandegong yang dilakukan BPCB Jatim. (Foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)

Jombang - Hari ke-4 ekskavasi oleh tim arkeolog dari Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jatim di Situs Pendegong, peneliti temukan potongan Kepala Nandi.

Temuan ini menguatkan dugaan para arkeolog bahwa di situs yang berada di Dusun Kwasen, Desa Menganto, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang itu terdapat bangunan lain yang biasa disebut Perwara.

Baca Juga: Besut Mudik ke Jombang, Mencari Roh Dialektika di Tanah Para Pemikir

Perwara ini biasanya berbentuk candi pendamping bangunan candi utama. Dan biasanya ada tiga bangunan yang difungsikan sebagai Candi Wahana.

Ketua Tim Ekskavasi Situs Pandegong, Albertus Agung Vidi Susanto menjelaskan, temuan terbaru di hari ke empat ini ditemukan pada sore hari, sebuah potongan kepala Nandi.

“Kepala Nandi ini ditemukan di kedalaman 60 sentimeter,” terang Vidi, Minggu (17/4/2022).

Kika dari eksistingnya kenampakan pertama, potongan kepala Nandi ini berada, di bawah struktur baru yang dulu ada pagar, bergambar naga.

“Nandi ini mempunyai tinggi 80 sentimeter, lebar 17, terus tebal 10 sentimeter,” ungkap Vidi.

Baca Juga: Potret Travesti Ludruk, Simbol Perlawanan yang Hadir di Pameran Foto Jombang

Dikatakan Vidi, penemuan ini menambah kuatnya dugaan bahwa di Situs Pandegong ini terdapat Candi Wahana. Di mana posisi bangunan candi pendamping berada di barat bagian Candi Pandegong.

“Bisa jadi itu ada 3, kalau memang benar data kita satu Nandi itu, otomatis nantinya akan ada 3 bangunan lainnya, ada struktur, di situ akan ditempatkan wahana dari ke tiga dewa. Brahma itu biasanya angsa, terus dewa Wisnu itu garuda, terus Siwa itu Nandi. Karena temuannya hanya Nandi maka kita masih nguatkan di situ,” bebernya.

Kepala Nandi kecil, yang memperkuat dugaan peneliti bahwa di situs pandegong ada bangunan wahana. (Foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)Kepala Nandi kecil, yang memperkuat dugaan peneliti bahwa di situs pandegong ada bangunan wahana. (Foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)

Ia menegaskan jika temuan potongan kepala Nandi menguatkan dugaan bahwa pada beberapa tahun yang silam pernah ada perusakan pada Situs Pandegong oleh sejumlah orang tak bertanggung jawab.

Baca Juga: Jombang Terancam Krisis Mikroplastik, Limbah Domestik Jadi Biang Kerok

“Jadi jelas selain data stavigasi tanah yang sudah teraduk, terus adanya sejumlah kerusakan yang kita jumpai pada struktrurnya, itu mengindikasikan bahwa Situs Pandegong ini sudah mengalami beberapa kali vandalism,” ucapnya.

Selain itu, imbuh Vidi, arkeolog juga memperdalam penggalian di lokasi sumuran candi. Selama dua hari terakhir, tim melakukan penggalian di sumuran dengan kedalaman 2,95 sentimeter.

“Kemarin kan sudah digali tapi belum menemukan dasar dari sumuran, itulah penyebabnya kita melanjutkan penggalian di sumurannya juga. Selain itu untuk menggali potensi-potensi yang masih ada di sumuran,” pungkas Vidi.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.