Senin, 22 Jun 2026 02:57 WIB

Polres Bangkalan Musnahkan 24 Ribu Petasan, Puluhan Rumah Alami Pecah Kaca

Pemusnahan petasan di lapangan tembak Kodim di Jalan Kapten Syafiri.(Foto : Fathor Rahman)
Pemusnahan petasan di lapangan tembak Kodim di Jalan Kapten Syafiri.(Foto : Fathor Rahman)

Bangkalan - Aparat Satreskrim Polres Bangkalan berhasil mengamankan puluhan ribu petasan 'Sleng Dor' dari rumah MM (28), warga Desa Langkap, Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan, Jumat (15/4/2022) malam sekitar pukul 23.00 WIB. Agar tak membahayakan warga setempat, petugas memusnahkan petasan di lapangan tembak Kodim di Jalan Kapten Syafiri.

Kapolres Bangkalan AKBP Alith Alarino mengatakan, puluhan ribu petasan disita dari rumah produksi. Tak hanya petasan, pihaknya juga mengamankan black powder atau bahan baku pembuatan petasan sebanyak 100 kilogram.

Baca Juga: Balon Udara Berisi Petasan Jatuh dan Rusak Rumah Warga di Tulungagung

"Ada 100 kilogram lebih black powder dan 24 ribu biji petasan sleng dor yang kami sita," ujarnya, Sabtu (16/4).

Petasan tersebut memiliki daya ledak 3-4 kilometer. Jadi sangat membahayakan masyarakat sekitar jika petasan meledak di rumah produksi.

"Makanya kami lakukan pemusnahan. Karena jika petasan disimpan lebih lama di tempat tertutup maka akan memiliki daya ledak lebih tinggi," tambahnya.

Baca Juga: Diduga Sengaja Lompat ke Sungai Tunjung Bangkalan, Ibu dan Anak Ditemukan Tewas

Pemusnahan dilakukan setelah pihaknya berkoordinasi dengan tim gegana Polda Jatim. Prosesnya dilakukan jauh dari jangkauan penduduk. Meski begitu, warga setempat mengaku terdampak suara ledakan.

"Kami sudah lakukan pemusnahan jauh dari rumah penduduk. Namun memang ada beberapa penduduk yang terdampak, kami akan bertanggung jawab," imbuhnya.

Baca Juga: Gegana Polda Jatim Musnahkan Puluhan Kilogram Bubuk Petasan di Tulungagung

Kini, polisi masih mendata rumah penduduk yang mengalami kerugian akibat ledakan tersebut.

"Sementara ini ada puluhan rumah yang mengalami pecah kaca dan plafon runtuh. Masih kami data untuk nanti kami kroscek dan ganti rugi," pungkasnya.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.