Kamis, 18 Jun 2026 11:04 WIB

Loncat dari Jembatan, Siswa SMK di Bangkalan Hilang Hanyut dalam Sungai

Pencarian siswa SMK di Bangkalan yang loncat dari jembatan (Foto: Ahmadi for jatimnow.com)
Pencarian siswa SMK di Bangkalan yang loncat dari jembatan (Foto: Ahmadi for jatimnow.com)

Bangkalan - Seorang siswa SMK loncat dari jembatan hingga hanyut ke air sungai di Kelurahan Bancaran, Kecamatan/Kabupaten Bangkalan, Madura, sekitar pukul 7.30 WIB, Jumat (15/4/2022).

Pelajar berinisial RR (16) itu diduga sengaja menceburkan diri ke sungai. Pencarian masih terus dilakukan melibatkan tim gabungan dari BPBD, SAR dan Polair.

Baca Juga: Konversi Energi Kedua Republik Indonesia, Amanat Penderitaan Rakyat Madura

Kasatreskrim Polres Bangkalan, AKP Bangkit Dananjaya membenarkan kejadian tersebut. Dari penyelidikan sementara dilakukan, sebelum menceburkan diri ke sungai, korban diduga terbakar cemburu.

"Informasinya korban sengaja menceburkan diri ke sungai akibat cemburu. Karena kekasihnya dihubungi pria lain," ujar Bangkit.

Baca Juga: Gus Lilur Deklarasikan Panca Ampera: Stop Kriminalisasi Pengusaha Rokok Rakyat

Bangkit menyebut, saat korban menceburkan diri ke sungai, terlihat teman perempuannya. Melihat itu, teman korban melapor ke warga hingga diteruskan ke polisi.

Dari keterangan sejumlah saksi, pada sore hari korban bersama empat orang perempuan. Namun saat salah satu perempuan dihubungi laki-laki lain, korban cemburu. Berawal dari situ, korban loncat dari jembatan.

Baca Juga: Sarjana Pertanian Pulang Kampung, Garap Budidaya Pisang di Tambelangan

"Keterangan saksi sementara, korban melakukan swafoto bersama temannya. Lalu dia marah saat perempuannya dihubungi laki-laki lain. Korban marah dan lari ke jembatan lalu melompat," beber Bangkit.

Bangkit menyampaikan, saat ini pencarian terhadap korban masih dilakukan. Pencarian terhalang air laut yang sedang pasang, sehingga korban belum ditemukan.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.