Jumat, 19 Jun 2026 17:37 WIB

Diduga Cabuli 6 Bocah SD, Marbot Musala di Kota Kediri Dipolisikan

Kasi Humas Polres Kediri Kota, Ipda Nanang Setiawan (Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)
Kasi Humas Polres Kediri Kota, Ipda Nanang Setiawan (Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)

Kediri - Seorang marbot musala di Kota Kediri dilaporkan ke polisi atas dugaan pencabulan terhadap 6 bocah sekolah dasar (SD). Terduga pelaku diketahui berinisial ST (74).

Laporan itu dilakukan, ML ibu korban. Dia meyakini bahwa pelaku yang juga bekerja mencari barang rongsokan itu sudah lama melancarkan aksinya. Namun, perbuatan bejatnya baru terbongkar pada Kamis (7/4/2022) lalu.

Baca Juga: Kota Kediri Deklarasikan Aman Suro 2026, 900 Personel Disiagakan

"Saya datang ke sini ingin melaporkan pelecehan seksual anak-anak. Mungkin sudah lama dan baru terbongkar setelah ada postingan di grup. Lalu, saya tanya anak saya, apakah kamu juga diperlakukan sama, jawabnya iya, adik juga dan teman tamannya juga," jelas ML, Jumat (15/4/2022).

Menurut ML, sedikitnya ada 6 anak yang diduga menjadi korban. Rata-rata mereka masih kelas 1 SD.

ML menyebut, perbuatan asusila itu diduga dilakukan pelaku di musala saat anak-anak tengah mengaji dan hendak salat.

Modusnya, pelaku mengiming-imingi calon korban dengan uang Rp 2 sampai 5 ribu. Setelah itu pelaku mencabuli dengan cara memegang alat vital korban.

Baca Juga: Warga Kediri Serbu Perahu Tambang Imbas Penutupan Jembatan Kaliombo I

"Seketika itu saya shock," ungkap ML.

ML meminta polisi untuk segera menangkap pelaku. Sebab kini ia masih takut untuk mengizinkan anaknya mengaji dan salat di musala tersebut. Mereka khawatir aksi itu berulang.

Sementara Kasi Humas Polres Kediri Kota, Ipda Nanang Setiawan mengatakan bahwa laporan itu telah diterima. Saat ini kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan, sembari menunggu hasil visum korban.

Baca Juga: Pelaku Pecah Kaca di Mrican Kediri Dibekuk, Tas Digondol Saat Korban Makan Sate

"Kita sudah menerima aduan itu. Kini dalam penyelidikan lebih lanjut," tandas Nanang.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.