Sabtu, 20 Jun 2026 09:09 WIB

Polisi Turun Tangan, Usut Kasus Keracunan Satu Keluarga di Jombang

Kasat Reskrim Polres Jombang, AKP Giadi Nugraha saat memberikan keterangan pada sejumlah jurnalis (Foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)
Kasat Reskrim Polres Jombang, AKP Giadi Nugraha saat memberikan keterangan pada sejumlah jurnalis (Foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)

Jombang - Polisi turun tangan untuk mengusut kasus keracunan lima orang satu keluarga di Dusun Grudo, Desa Maiopuro, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang.

Kasatreskim Polres Jombang, AKP Giadi Nugraha mengatakan, pihaknya tengah melakukan penyelidikan atas kasus tersebut. Timnya juga telah mengambil sampel makanan dari rumah korban.

Baca Juga: Satu Menu Janggal Penyebab 200 Siswa di Surabaya Keracunan MBG

"Kami akan melakukan pemeriksaan terhadap penjual daging ayam yang dimasak kemudian dikonsumsi keluarga itu," terang Giadi, Rabu (13/4/2022).

Baca juga:  

Menurut Giadi, dari hasil penyelidikan sementara, makanan yang diduga menyebabkan satu keluarga itu keracunan, diduga kuat berasal dari ayam yang dimasak keluarga itu. Ayam yang didapat dari seorang pedagang keliling diduga mengandung zat tertentu.

Baca Juga: 200 Siswa Keracunan MBG di Surabaya, Armuji Minta SPPG Ditutup

"Ini akan kita kordinasikan untuk dilakukan autopsi. Sejauh ini kita laksanakan penyelidikan kita akan periksa penjual ayam. Kita akan telusuri dari mana barang itu berasal," terang Alumni Akpol Tahun 2012 itu.

Giadi memastikan pihaknya juga akan melakukan uji laboratorium sampel makanan dan air yang diambil dari rumah korban.

"Kita sudah ambil sampel makanan untuk uji lab di lab forensik Polda jatim. Dan dinas juga sudah mengambil sampel air untuk dilakukan uji lab guna mencari kandungan tertentu yang diduga meracuni para korban," tambah mantan Kasatreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak itu.

Baca Juga: 200 Siswa Surabaya Keracunan Menu MBG

Lima orang satu keluarga yang keracunan makanan itu adalah Asmiadi (72), Slamet Mohammad Yusuf (33), Sujik Mistari (33), anak pertamanya Maretta Putri Regina (13) serta Savara Malaika Bilqis (7).

Dari lima orang itu, Asmiadi dan Savara Malaika Bilqis meninggal. Sedangkan Slamet, Sujik dan anak pertama mereka Maretta Putri Regina kini kondisinya disebut mulai membaik.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.