Rabu, 17 Jun 2026 12:17 WIB

Satu Keluarga di Jombang Keracunan, Dinkes Ambil Sampel Ayam hingga Air

Petugas dari Dinas Kesehatan Jombang saat mengambil sampel air dari sumur yang ada di rumah korban (Foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)
Petugas dari Dinas Kesehatan Jombang saat mengambil sampel air dari sumur yang ada di rumah korban (Foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)

Jombang - Dinas Kesehatan (Dinkes) Jombang mengambil sampel makanan, yang diduga menjadi penyebab satu keluarga di Dusun Grudo, Desa Madiopuro, Kecamatan Sumobito keracunan.

Dari lima orang satu keluarga yang keracunan itu, dua di antaranya meninggal dunia, yaitu kakek-cucu bernama Asmiadi (72) dan Savara Malaika Bilqis (7). Sedangkan tiga lainnya masih dirawat.

Baca Juga: Satu Menu Janggal Penyebab 200 Siswa di Surabaya Keracunan MBG

Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinkes Jombang, Haryo Purwono mengatakan, pihaknya telah mengambil empat item sampel, mulai makanan hingga air dari rumah korban.

"Sampel yang diambil tadi melon, mie dengan ayam beserta tulangnya, termasuk air," jelas Haryo, Rabu (13/4/2022).

Baca juga:  

Menurut Haryo, keempat sampel itu akan diuji laboratorium di Surabaya, untuk mengetahui kandungan yang ada di dalamnya.

Baca Juga: 200 Siswa Keracunan MBG di Surabaya, Armuji Minta SPPG Ditutup

Haryo menyebut, penyebab kematian dua korban itu bisa diakibatkan beberapa faktor. Namun pihaknya menegaskan jika dalam kasus ini, murni ada keterlambatan dalam penanganan.

"Saya tekankan lagi bukan karena itu ya. Tapi seandainya kalau cepat penanganannya, insya Allah," bebernya.

Haryo menjelaskan jika para korban ini mengonsumsi daging ayam yang diduga ada kandungan racunnya pada Minggu (10/4/2022). Dan kondisi para korban mulai memburuk pada Selasa (12/4/2022).

Baca Juga: 200 Siswa Surabaya Keracunan Menu MBG

"Posisi makan Minggu, selanjutnya Minggu sampai Senin gak ada pertolongan. Baru Selasa setelah anaknya meninggal mereka sekeluarga panik," ungkap dia.

Haryo menambahkan, seandainya pada hari Senin satu keluarga ini sudah mendapat pertolongan medis, maka mereka dimungkinkan tidak akan mengalami dehidrasi yang hebat, sehingga masih ada kemungkinan tertolong.

"Seandainya Senin sudah dapat penanganan dan mendapat cairan, insya Allah gak sampai separah ini," tandasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.