Rabu, 17 Jun 2026 18:17 WIB

Pemkab Malang Gelontorkan Dana Desa Rp 409 Miliar, Simak Skema Pencairannya

Bupati Malang, Muhammad Sanusi. (Foto: Rizal Adhi Pratama)
Bupati Malang, Muhammad Sanusi. (Foto: Rizal Adhi Pratama)

Malang - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang akan menggelontorkan Rp409 miliar untuk 378 desa melalui program dana desa. Jumlah ini mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya yang hanya Rp388 miliar.

Bupati Malang Muhammad Sanusi memastikan Alokasi Dana Desa (ADD) akan disalurkan sebelum Idul Fitri 2022.

Baca Juga: Mantan Kades dan Bendahara Desa di Tulungagung Dituntut 4 Tahun Penjara

"Tujuannya agar memperlancar pelayanan publik dan percepatan pembangunan desa yang tepat sasaran. Sebelumnya sudah ada evaluasi dan tidak ada kesalahan yang fatal," terangnya, Selasa (12/04/2022).

Dalam realisasinya, dana desa akan dikucurkan dalam bentuk insentif. Yakni Tp250 ribu per bulan untuk setiap RT/RW.

"Akan langsung dicairkan ke setiap rekening RT/RW, tinggal menunggu pencairan karena dananya sudah ada," tegas Sanusi.

Kader PDIP ini memperingatkan para kepala desa agar tidak salah mengelola dana desa ini.

Baca Juga: Token Listrik Habis, Pelayanan Kantor Desa Patemon Jember Lumpuh

"Dengan sosialisasi yang sudah kita lakukan, saya berharap seluruh desa dan kelurahan tidak berurusan dengan hukum," tegasnya.

Sementara itu, Assisten I Bidang Administrasi Pemerintahanan dan Kesejahteraan Rakyat, Suwadji menyebut, skema pencairan dana desa tidak mengalami perubahan.

"Sama seperti tahun lalu, besaran tahap pertama yaitu 40 persen, lalu tahap kedua 40 persen dan tahap ketiga sebesar 30 persen," paparnya.

Baca Juga: Dana Desa Tahap Pertama Cair Juni, Pemdes Wajib Tahu Syarat Penyalurannya

"Saat ini sudah ada 367 desa yang sudah mengantongi dana desa, sementara 11 sisanya masih proses," tuturnya.

Setiap desa yang ingin mencairkan dana desa syaratnya juga harus melakukan pelaporan APBDes 2022 atau Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) penggunaan dana desa dan APBDes 2021.

"Untuk 11 desa yang belum menerima pencairan dana desa sudah mengajukan ke Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara dan sudah diverifikasi oleh pusat," pungkasnya.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.