Minggu, 14 Jun 2026 23:27 WIB

Duka di Rumah Korban Tenggelamnya Kapal Lestari Maju

Rumah duka/Foto-foto: Arry Saputra
Rumah duka/Foto-foto: Arry Saputra

jatimnow.com - Haru menyelimuti rumah duka Hari Lasmono, warga Taman Aloha, Sidoarjo yang menjadi korban kecelakaan laut kapal (KM) Lestari Maju di Selayar,  Sulawesi Selatan .

Karyawan PT ASDP Indonesia Ferry yang menjabat sebagai Supervisi ASDP Pamatata.
Berdasarkan pantauan jatimnow.com di lokasi.  Di depan rumah korban di Perumahan Taman Aloha, Sidoarjo, Rabu (4/7/2018), sudah terpasang tenda beserta kursi,

Baca Juga: Tim SAR Perluas Pencarian ABK MT Kusuma 1 yang Jatuh di Perairan Sampang

Karangan bunga ucapan belasungkawa untuk almarhum Hari Lasmono berdatangan ke rumah duka. Begitupula sanak keluarga dan tetangga silih berganti datang.

Istri almarhum, Eni Koestiani tak kuasa menahan tangis saat menerima ucapan duka cita. Ia didampingi dua anaknya Sinta Ria (22) dan Vergyana (21) itu mengenakan kerudung berwarna hitam menyambut tamu sembari menceritakan kronologi kabar meninggalnya almarhum suaminya.

Baca Juga: Misteri Perahu Menyala Tanpa Awak Terjawab, Nelayan Sumenep Ditemukan Meninggal

Eni mengatakan bahwa sebelum suaminya pergi meninggalkan rumah untuk kembali ke mess kerjanya di Pamatata tidak ada firasat apapun. Namun memang saat itu keluarga tidak sempat mengantar hingga bandara karena kondisi anak bungsunya yang masih lemah setelah operasi.

"Kemudian bapak pesan taksi online. Pas waktu mau naik itu, tiba-tiba bapak nongol di pintu mobil ngucapin salam dengan nada keras kemudian saya dan anak anak agak kaget kok nggak kayak biasanya," ujar Eni kepada jatimnow.com.

Baca Juga: Koarmada II Gelar Latihan Kesiapsiagaan Operasi, Siap Tangani Kecelakaan Laut

Kepulangan Hari Lasmono ditunda satu hari dari yang telah direncanakan. Hal ini dkarenakan cek kesehatan Hari yang awalnya direncanakan Hari Sabtu ditunda Hari Minggu karena waktu puasanya yang terlalu lama.

"Bapak cek kesehatan biasanya disuruh puasa dulu beberapa jam, tapi waktu itu puasa kelamaan akhirnya ditunda besoknya," kata Eni.

Reporter: Arry Saputra
Editor: Budi Sugiharto

Editor : Budi Sugiharto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.