Rabu, 17 Jun 2026 08:09 WIB

Hindari Jembatan Suramadu, Ratusan Mahasiswa Demonstrasi Blokade Jalan

Ratusan mahasiswa menutup pintu masuk dan pintu keluar di Jembatan Suramadu sisi Madura, Senin (11/04/2022) pukul 11.00 WIB. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)
Ratusan mahasiswa menutup pintu masuk dan pintu keluar di Jembatan Suramadu sisi Madura, Senin (11/04/2022) pukul 11.00 WIB. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)

Bangkalan - Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam aksi Trunojoyo Bergerak melakukan penutupan akses Suramadu sisi Madura, Senin (11/04/2022).

Mereka menyampaikan penolakan terhadap wacana perpanjangan masa jabatan presiden Joko Widodo.

Baca Juga: Nekat Memancing di Bawah Jembatan Suramadu, Mustofa Tewas Terseret Arus Pasang

Mahasiswa tidak hanya melakukan penutupan di pintu masuk. Tapi mereka juga melakukan penutupan di pintu keluar. Sehingga terjadi kemacetan di dua jalur akses Suramadu

Penutupan Suramadu terjadi sekitar 30 menit. Beruntung polisi berhasil bernegosiasi dengan demonstran. Sehingga ratusan massa membuka blokade jalan.

Sehingga kemacetan bisa diurai. Sebelumnya, kemacetan sempat terjadi sepanjang satu kilometer di dua arah. Berselang beberapa menit, massa membubarkan diri menuju Kantor DPRD Bangkalan.

Koordinator aksi, Abdurrahman Wahed menyampaikan, jika massa sengaja bergerak ke Suramadu untuk menyampaikan aspirasinya. Sehingga menjadi perhatian bagi pemerintah pusat.

Baca Juga: Diduga Sengaja Lompat ke Sungai Tunjung Bangkalan, Ibu dan Anak Ditemukan Tewas

"Kami melibatkan seribu massa. Ini sebagai bentuk penolakan atas sikap pemerintah yang dinilai tidak pro rakyat dan mengutamakan kepentingan pribadi dan golongan, " Katanya.

Pihaknya menyampaikan, jika mahasiswa menolak jabatan presiden tiga periode. Sebab bertentangan dengan konstitusi.Sehingga dinilai ada unsur pemaksaaan dari golongan tertentu yang merugikan rakyat.

Selain itu, pihaknya juga menolak adanya kenaikan harga minyak goreng dan jenis sembako lainnya. Termasuk penolakan terhadap kenaikan harga BBM. Sebab, sangat meresahkan rakyat dengan kenaikan tidak sedikit.

Baca Juga: Kiper Unggul FC Malang Meninggal dalam Kecelakaan Maut di Bangkalan

"BBM naik berkali-kali. Harga sembako juga naik. Kami harap pemerintah segera menurunkan harga sembako dan BBM, " ucapnya.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.