Rabu, 17 Jun 2026 07:39 WIB

Lempar Mercon ke Rumah Warga saat Sahur, 11 Remaja Diamankan Polres Situbondo

  • Penulis :
  • | Minggu, 10 Apr 2022 09:00 WIB
Sebelas remaja saat mendapat pembinaan di Polsek Kendit. (Foto: Humas Polres Situbondo for jatimnow.com)
Sebelas remaja saat mendapat pembinaan di Polsek Kendit. (Foto: Humas Polres Situbondo for jatimnow.com)

Situbondo - Membangunkan warga saat Sahur telah menjadi tradisi di masyarakat kita. Namun perbuatan baik itu jangan dibarengi dengan membunyikan mercon atau petasan, apalagi melemparnya ke rumah warga.

Polres Situbondo mengamankan 11 remaja yang melakukan aksi membahyakan itu saat membangunkan sahur di Dusun Krajan Tengah, Desa Balung, Kecamatan Kendit.

"Sebelas remaja sudah diamankan oleh Polsek Kendit, diberikan pembinaan serta membuat pernyataan bahwa tidak akan mengulangi perbuatannya yang ditandatangani oleh yang bersangkutan dan diketahui orang tuanya serta kepala desa," jelas AKBP Andi Sinjaya, Minggu (11/4/2022).

Baca Juga: Uji Kesiapan Tempur, Kavaleri Marinir Gelar Latihan Amfibi di Situbondo

Diterangkan, peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (8/4/2022) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB. Sekelompok remaja itu menyalakan petasan dan melemparnya ke dalam. Pemilik rumah Akhmad Noer Noeris (28) melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kendit dengan membawa bukti rekaman CCTV.

Kata Andi Sinjaya, 11 remaja yang diamankan di Polsek Kendit diberikan pembinaan dengan didampingi orang tuanya masing-masing juga disaksikan kepala desa. Mereka diberi pemahaman atas bahaya bermain petasan atau mercon, apalagi dalam kejadian tersebut dilempar kedalam rumah warga. Hal ini berpotensi meresahkan masyarakat serta menimbulkan gangguan Kamtibmas.

Baca Juga: Balon Udara Berisi Petasan Jatuh dan Rusak Rumah Warga di Tulungagung

Polisi juga menekankan kepada orang tua untuk mengingatkan ank-anaknya terkait bahaya petasan atau mercon agar tidak merugikan orang lain, bahkan sampai membahayakan nyawa orang lain bisa dipidana.

"Tolong para orang tua ingatkan anak-anak akan bahaya petasan atau mercon ini, apabila sampai membuat orang celaka maka perbuatan tersebut bisa di proses hukum pidana," tegas Andi Sinjaya.

Sebelas remaja yang diamankan oleh Polsek Kendit diantaranya HR (26), OK (21), AS (21), NJ (19), RS (17), DF (16), AJ (16), SI (14), SA (14), IS (14), dan SP (13). Semuanya warga kecamatan Kendit Situbondo.

Baca Juga: Pos Basarnas Trenggalek Evakuasi Nelayan Asal Situbondo yang Ditemukan Terapung

Pembinaan disaksikan oleh Kepala Desa Balung Sawari, Kasi Trantib Satpol PP Kendit Sudiyanto, Ketua FKUB Situbondo KH Yusron Safrowi, Babinsa Sertu Suherman dan Kasun Karang Polo Andriyanto.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.