Kamis, 18 Jun 2026 05:27 WIB

Salat Tarawih dan Vaksin di Masjid Polres Jombang, Pulang Bawa Sembako

Vaksinasi masal di Kantor Satlantas Polres Jombang.(Foto: Elok Aprianto)
Vaksinasi masal di Kantor Satlantas Polres Jombang.(Foto: Elok Aprianto)

Jombang - Polres Jombang turut meningkatkan pastisipasi masyarakat dalam program vaksinasi Covid-19. Salah satunya dengan menyediakan hadiah minyak goreng dan sembako untuk warga. Vaksinasi berhadiah minyak goreng dan sembako digelar di Kantor Satlantas Polres Jombang, Jalan Brigjen Kretarto, Jumat (08/04/2022) kemarin.

Peserta vaksinasi terlebih dahulu diajak salat tarawih berjamaah di Masjid An-Nur. Ibadah juga diikuti Kapolres Jombang AKBP Moh Nurhidayat dan Kasat Lantas Polres Jombang AKP Rudi Purwanto. Usai salat tarawih, masyarakat langsung mengantre di tempat vaksinasi yang berada di Selatan masjid. Nurhidayat dan Rudi memantau langsung jalannya vaksinasi.

Baca Juga: Besut Mudik ke Jombang, Mencari Roh Dialektika di Tanah Para Pemikir

"Kegiatan malam ini kami laksanakan sebagaimana mendukung program pemerintah terkait percepatan vaksinasi. Kami ditargetkan bapak Kapolda Jawa Timur untuk meningkatkan prosentasi vaksin dari semua usia. Ini kami lakukan trobosan salat tarawih berjamaah lalu vaksin," ujarnya.

Polres Jombang menyiapkan 500 dosis vaksin untuk masyarakat. Selain itu, juga menyiapkan hadiah minyak goreng dan gula masing-masing 1 kg untuk warga yang bersedia divaksin. Khusus lansia, diberi tambahan hadiah beras 5 kg.

Nurhidayat menyebutkan, hadiah berupa minyak goreng dan sembako sengaja diberikan untuk meningkatkan keinginan warga melakukan vaksinasi. Terlebih lagi capaian vaksinasi lansia tergolong masih rendah.

"Untuk lansia memang kami tambahi hadiah beras. Karena untuk lansia kami memang masih dalam kategori di bawah standar. Dalam arti standarnya 60 persen, kami sudah 50 persen," tegasnya.

Baca Juga: Kasus Suspek Campak di Tulungagung, Dinas Kesehatan Gelar ORI

Vaksinasi juga sebagai upaya membantu masyarakat untuk persiapan mudik Lebaran. Vaksinasi menjadi syarat masyarakat bisa mudik Lebaran. Bagi yang baru mendapatkan vaksin dosis pertama, wajib menunjukkan hasil negatif tes swab PCR 3x24 jam agar bisa mudik.

Sedangkan masyarakat yang sudah vaksin dosis kedua juga masih wajib menunjukkan hasil negatif tes swab PCR 3x24 jam atau hasil negatif tes rapid antigen 1x24 jam. Bagi yang sudah vaksin dosis tiga atau booster bebas untuk mudik tanpa harus swab PCR.

"Kami ingin nanti menjelang mudik, kebijakan pemerintah untuk meningkatkan jumlah dari vaksin, khususnya booster agar mudik nyaman dan aman. Hari ini targetnya 500 dosis. Tapi kami siapkan 3.000 dosis vaksin," tukas Nurhidayat.

Baca Juga: Potret Travesti Ludruk, Simbol Perlawanan yang Hadir di Pameran Foto Jombang

Antusias masyarakat untuk mengikuti vaksinasi cukup tinggi. Tidak hanya anak-anak muda dan orang dewasa, kalangan lansia rela malam-malam datang demi mendapat vaksin. Seperti yang dilakukan Imam, warga Dapurkejabon, Jombang. Kakek berusia 62 tahun ini rela jauh-jauh datang ke Kantor Satlantas untuk mencari vaksin booster.

"Alhamdulillah dapat sembako, tentunya juga vaksin booster untuk kesehatan," ucapnya.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.