Sabtu, 20 Jun 2026 14:46 WIB

Minyak Goreng Curah Bersubsidi Disalurkan ke Pedagang Pasar di Tulungagung

Pedagang pasar tradisional di Tulungagung antre mendapatkan minyak goreng curah subsidi (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Pedagang pasar tradisional di Tulungagung antre mendapatkan minyak goreng curah subsidi (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

Tulungagung - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Tulungagung menyalurkan minyak goreng curah bersubsidi kepada pedagang di pasar tradisional, Kamis (7/4/2022).

Penyaluran ini merupakan salah satu upaya menyediakan minyak goreng murah untuk masyarakat. Sebab selama ini ketersediaan minyak goreng curah bersubsidi masih sulit ditemukan di pasar tradisional.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Minyak goreng curah bersubsidi ini dijual dengan harga Rp 15.500 per kilogram. Harga tersebut merupakan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan oleh pemerintah.

Kepala Disperindag Kabupaten Tulungagung, Tri Hariyadi menerangkan, mereka menerima pasokan minyak goreng curah bersibsidi dari PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI).

Perusahaan tersebut ditunjuk oleh pemerintah untuk menyediakan minyak goreng curah bersubsidi. Pendistribusian ini sudah ke 7 kali dilakukan oleh Disperindag Tulungagung. Lima kali distribusi langsung kepada masyarakat, dua lainnya ke para pedagang.

"Kali ini kita mendistribusikan 8 ribu kilogram minyak goreng curah bersubsidi untuk para pedagang di 32 pasar tradisional," ujar Tri Hariyadi.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Kebutuhan minyak goreng di Tulungagung sendiri mencapai 30 ribu liter per hari, di mana selama ramadan ini, kebutuhan masyarakat meningkat 5 persen.

Disperindag sendiri terus memantau harga minyak goreng yang dijual di pasar tradisional. Jika terdapat pedagang yang menjual minyak goreng curah bersubsidi di atas HET, akan ditindak tegas.

"Untuk pertama akan kita peringatkan terlebih dahulu, tapi jika melanggar lagi akan kita larang menjual minyak gorang curah bersubsisi," tuturnya.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

Sementara itu, Supriyadi salah seorang pedagang di pasar tradisional mengaku kesulitan untuk mendapatkan stok minyak goreng curah bersubsidi. Para pedagang banyak mendapatkan minyak goreng curah nonsubsidi yang harganya jauh di atas HET.

Untuk mengantisipasi terjadinya kelangkaan, mereka membatasi penjualan ke konsumen. Setiap konsumen maksimal hanya diperbolehkan membeli 2 kilogram saja.

"Adanya penyaluran minak goreng curah bersubsidi ini sangat membantu pedagang. Semoga bisa dilakukan terus," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.