Rabu, 17 Jun 2026 21:30 WIB

Uang Rp 30 Miliar Tenggelam Bersama Kapal Lestari Maju untuk Gaji

  • Penulis :
  • | Selasa, 03 Jul 2018 18:28 WIB
Foto: mediaselayar,com
Foto: mediaselayar,com

jatimnow.com - Uang berjumlah Rp30 miliar ikut tenggelam dalam musibah pelayaran Kapal Motor (KM) Lestari Maju di Perairan Selayar, Sulawesi Selatan.

Uang sebenyak itu sudah diansuransikan. "Uangnya sudah kami asuransikan dan tentunya itu tidak akan mengganggu kinerja bisnis kami di Bank Sulsel," ujar Kepala Divisi Treasury Bank Pembangunan Daerah (BPD) Sulawesi Selatan Irmayanti Sultan di Makassar, Selasa (3/7/2018).

Ia mengatakan uang yang dikirim ke Kabupaten Kepulauan Selayar itu akan digunakan oleh pemerintah daerah setempat untuk membayar gaji para pegawainya.

Kabar mengenai ikut tenggelamnya uang tersebut banyak yang mengkhawatirkan akan mengganggu kinerja perbankan, khususnya di BPD Sulsel.

"Sampai saat ini kami belum mengetahui secara pasti apakah uang itu tenggelam atau tidak. Mobil yang mengangkutnya juga belum kami pastikan apakah mobil boks atau apa karena belum ada info dari staf kami yang ikut mengawal uang itu," katanya.

Irmayanti mengaku informasi mengenai uang BPD Sulsel itu didapat dari pegawai BPD Sulsel Kabupaten Selayar karena pegawai yang ikut dalam rombongan pengawalan masih belum bisa dihubungi.

"Belum ada kontak dengan pegawai kami yang ikut dalam rombongan karena tidak ada akses komunikasi di sana. Kami hanya berkoordinasi dengan pihak BPD di Selayar," ucapnya.

Menurut Antara, kapal itu memiliki kapasitas angkut 250 penumpang dan 40 mobil. Data manifes kapal feri itu tercatat 120 penumpang turun di Pelabuhan Bira dan 139 orang penumpang naik kapal menuju Pelabuhan Pamatata, Kabupaten Kepulauan Selayar.

Dalam siaran persnya, Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Bulukumba, Provinsi Sulawesi Selatan, Zainuddin mengatakan bahwa Kapal KM Lestari Maju sedang berlayar menuju Kabupaten Selayar yang diindikasikan kemasukan air akibat cuaca buruk.

Kapal naas itu mengangkut 139 penumpang dan 48 kendaraan. Kendaraan roda dua sebanyak 18 unit, kendaraan roda empat sebanyak 14 unit, kendaraan golongan 5 sebanyak 8 unit dan kendaraan golongan 6 sebanyak 8 unit dengan jumlah total seluruhnya 48 unit kendaraan.

Baca Juga: Misteri Perahu Menyala Tanpa Awak Terjawab, Nelayan Sumenep Ditemukan Meninggal

Sumber: Antara
Editor: Budi Sugiharto

Baca Juga: Tim SAR Perluas Pencarian ABK MT Kusuma 1 yang Jatuh di Perairan Sampang

Editor : Budi Sugiharto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.