Selasa, 16 Jun 2026 13:04 WIB

Curi Kotak Amal di Jombang, Pria Bertato asal Mojokerto Dihajar Massa

Pencuri kotak amal babak belur saat diamankan warga di kantor Desa Plemahan, Kecamatan Sumobito, Jombang. (Foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)
Pencuri kotak amal babak belur saat diamankan warga di kantor Desa Plemahan, Kecamatan Sumobito, Jombang. (Foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)

Jombang - Suhandoko (38), warga Dusun Sumberkenongo, Desa Gading, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto, terpaksa harus meringkuk di sel tahanan Polsek Sumobito.

Suhandoko tertangkap basah warga, saat melakukan pencurian kotak amal di salah satu masjid yang ada di Dusun Babut, Desa Plemahan, Kecamatan Sumobito, Jombang.

Baca Juga: Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Warga yang geram dengan aksi pelaku, sempat menghadiahi pelaku dengan bogem mentah.

Menurut keterangan Wahyudi (50), saksi mata, saat itu ia tengah berada di sekitar area masjid.

"Tahunya ada orang teriak maling-maling, terus saya ikut ngejar. Terus saya kejar orangnya (pelaku pencurian) lari ke tengah sawah, terus orangnya kehabisan nafas, tersengal-sengal akhirnya dia kena, di tengah sawah,” terangnya di lokasi kejadian, Selasa (5/4/2022).

Dikatakan Wahyudi, dalam menjalankan aksinya, pelaku membawa sepeda angin, dan mondar-mandir di sekitar masjid.

“Pelaku satu orang, dengan mengendarai sepeda ontel,” ucapnya.

Senada, Moh. As’ad Umar, kepala Dusun Babut mengungkap di wilayahnya terjadi pencurian kotak amal. Namun, aksi pencurian kotak amal kali ini, pelaku berhasil ditangkap oleh warga.

Baca Juga: Meimura Bawa Ludruk Besutan ke Kampus, Sentil Eksploitasi Alam Mojokerto

"Dari keterangan ibu-ibu tadarus, pelaku diketahui mondar-mandir di area parkiran masjid," ucap Umar.

Selanjutnya, sambung Umar, pelaku memarkirkan sepedanya, dan masuk ke dalam masjid untuk mengambil kotak amal.

“Masuk masjid, ambil kotak terus di bawah ke pembatas, terus dicongkel kuncinya terus diambil uangnya, selanjutnya pelaku keluar masjid,” paparnya.

Mengetahui aksi pencurian itu, ibu-ibu tadarus yang ada di dalam masjid selanjutnya meneriaki pelaku.

Baca Juga: Angkat Isu Situs, Ludruk Besutan Bakal Masuk Kampus UNIM Mojokerto

"Ketahuan ambil uang di dalam kotak amal, diteriaki, terus dilakukan pengejaran oleh warga, sampai ke Dusun Mojodadi," katanya.

Umar mengaku jumlah uang yang digondol pelaku sebesar Rp300 ribu. Uang tersebut untuk pembangunan masjid.

Pelaku sempat diamankan warga di kantor Desa Plemahan, namun jumlah warga yang berdatangan kian banyak. Akhirnya pelaku diserahkan warga ke Polsek Sumobito.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.