Jumat, 19 Jun 2026 19:03 WIB

Masih Awal Ramadan, Jasa Penukaran Uang Baru Bermunculan di Lamongan

Jasa penukaran uang di sepanjang Jalan Basuki Rahmat, Sukomulyo, Lamongan. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Jasa penukaran uang di sepanjang Jalan Basuki Rahmat, Sukomulyo, Lamongan. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

Lamongan - Baru tiga hari memasuki bulan Ramadan, penyedia jasa penukaran uang di pinggir jalan mulai bermunculan di Kabupaten Lamongan. Mereka sengaja buka lapak lebih awal untuk mencari berkah Ramadan.

Seperti penyedia jasa di sepanjang jalan Basuki Rahmat, Kelurahan Sukomulyo, Kecamatan/Kabupaten Lamongan. Sedari pagi, mereka menjajakan uang baru dengan beragam pecahan.

Baca Juga: Pemkab Lamongan Matangkan Skema Hadapi Kemarau Panjang 2026

"Sengaja awal-awal Ramadan biar warga tahu. Kalau ramainya ya malam 21 Ramadan itu ada yang sampai tukar Rp500 ribu-Rp1 juta," ujar Bairi, salah satu penyedia jasa penukaran uang di Jalan Basuki Rahmat, Selasa (5/4/2022).

Diakui Bairi, tahun ini berbeda dari 2 tahun sebelumnya. Meski masih awal Ramadan, warga banyak yang berdatangan untuk menggunakan jasanya.

Baca Juga: Ikut Halalbihalal, Tiga Sivitas ITS Surabaya Dapat Hadiah Umroh

Pecahan uang yang paling diminati, lanjut Bairi, yakni Rp2 ribu sebanyak Rp100 ribu. Soal keuntungan, para penyedia jasa tukar mengambil 10 persen setiap transaksi.

"Ramainya memang pertengahan mas, tapi tahun ini meski terbilang awal Ramadan warga sudah banyak yang menukarkan uangnya dibandingkan tahun lalu, mungkin karena pandemi mereda," jelas pria yang telah 15 tahun menggeluti jasa ini.

Baca Juga: Lebaran 2026, Bongkar Muat di Priok Tetap Stabil

Sementara itu, Bambang salah seorang warga yang ditemui di lokasi, mengaku sengaja menukar uang di awal Ramadan karena tak ingin kehabisan uang baru untuk dibagikan saat lebaran.

"Entah, tergugah saja, buat angpau hadiah buat anak-anak kecil di kampung," ujar warga Sukodadi, Lamongan tersebut.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.