Jumat, 19 Jun 2026 19:54 WIB

Perayaan Dharma Santi Saka 1944, Khofifah: Jaga Alam dan Kelestariannya

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menghadiri perayaan Dharma Santi (Foto: Dok Humas Pemprov Jatim/jatimnow.com)
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menghadiri perayaan Dharma Santi (Foto: Dok Humas Pemprov Jatim/jatimnow.com)


Surabaya - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menghadiri perayaan Dharma Santi, Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1944 di Komplek Pura Segara, Kenjeran, Minggu (3/4/2022) malam.

Dalam kesempatan Dharma Santi yang merupakan rangkaian terakhir Hari Raya Nyepi kali ini, Gubernur Khofifah menyampaikan pesan agar seluruh umat manusia terus menjaga alam dan kelestariannya.

Baca Juga: Inflasi Turun Drastis, Gubernur Khofifah Beri Apresiasi Pemkot Probolinggo

Terutama dengan kondisi saat ini dimana perubahan iklim menjadi pekerjaan rumah bersama bahkan di level global untuk bersama-sama diatasi.

"Dalam Dharma Santi Hari Raya Nyepi ini ada proses yang patut dijadikan refleksi bersama yaitu berdialog dengan alam. Bahwa alam butuh istirahat dan alam perlu melakukan recovery untuk menjaga daya dukung alam dan lingkungan," ujar Khofifah dalam keterangan resmi yang diterima jatimnow.com, Senin (4/4/2022).

Menurut Khofifah, Dharma Santi merupakan penutup rangkaian perayaan hari raya Nyepi. Yang mana dalam rangkaian Hari Raya Nyepi ada proses menyepi yang manfaatnya sarat untuk memberikan ruang atau kesempatan dan jeda agar alam melakukan recovery.

Meski malam ini rangkaiannya sudah ditutup dengan dharma santi ini, tapi Khofifah berpesan agar proses untuk membangun dialog dengan alam harus terus dilakukan dan tidak menunggu rangkaian hari Nyepi.

"Malam ini proses Dharma Santi sudah ditutup, tetapi pesan hari raya Nyepi adalah untuk memberikan ruang bagi alam untuk dijaga dan dilestarikan jangan berhenti sampai di sini," tuturnya.

Baca Juga: Gubernur Khofifah Optimistis Produktivitas Gula Jatim Terus Meningkat

Disampaikan Khofifah, tanggal 30 Maret kemarin, diperingati hari air sedunia. Sebelumnya juga diperingati hari menanam. Menurutnya, manusia harus berpikir, bagaimana perubahan iklim ternyata menjadi pekerjaan rumah yang tidak sederhana di seluruh dunia.

Dengan demikian, lanjut Khofifah, nuansa yang menjadi kekuatan Hari Raya Nyepi pada tataran bagaimana alam harus dijaga, dilindungi, alam harus diberi ruang untuk bernafas dan alam diberi kesempatan untuk recovery terus dilakukan.

"Tolong ruh menjaga alam ini tetap bisa dilakukan dengan membangun sinergi bersama agar terus bergerak," tegasnya.

Baca Juga: Khofifah Dampingi Sheikh Afeefuddin Kunjungi Ponpes Genggong Probolinggo

Lebih lanjut, Khofifah menambahkan, semangat menjalin kebersamaan dan sinergitas antara umat beragama juga turut membangun keberseiringan menjaga alam.

"Membangun hubungan manusia dengan manusia, manusia dengan Tuhan dan manusia dengan alam," tandasnya.

Turut hadir Direktur Urusan Agama Hindu Kementerian Agama Republik Indonesia, Trimo, Ketua DPRD Provinsi Jatim Kusnadi, Ketua Persatuan Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Nyoman Anom Mediana, Ketua Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI), Wayan Sulatri, Ketua Acara, I Ketut Aria Pria Utama, Ketua Peradah Jatim Komang Pasek, Ketua Badan Penyiaran Hindu (BPH), Gede Putu Suardana, Pembinas Hindu Jatim Budiono, Ketua FKUB Provinsi Jatim, Asisten I Provinsi Jatim Beni Sampirwanto, Kepala Bakesbangpol dan Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Provinsi Jatim serta elemen masyarakat Hindu di Jatim.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.