Jumat, 19 Jun 2026 06:19 WIB

Jaga Kondusivitas Ramadan di Kota Pasuruan, Ini Masukan Tokoh Agama ke Gus Ipul

  • Penulis : Moch Rois
  • | Minggu, 03 Apr 2022 10:00 WIB
Gus Ipul saat bertemu para tokoh agama di Pendopo Kota Pasuruan. (Foto: Humas Pemkot Pasuruan/jatimnow.com)
Gus Ipul saat bertemu para tokoh agama di Pendopo Kota Pasuruan. (Foto: Humas Pemkot Pasuruan/jatimnow.com)

Pasuruan - Wali Kota Pasuruan, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengundang para tokoh untuk mendapatkan masukkan terkait imbauan masyarakat selama pelaksanaan ibadah di bulan Ramadan.

Tampak beberapa ulama dan habaib yang hadir di Pendopo Kota Pasuruan, Sabtu (2/4/2022) di antaranya KH Idris Hamid, Habib Taufiq bin Abdul Qodir Assegaf, serta kalangan ormas keagamaan seperti Ketua PCNU, Ketua MUI dan tokoh lainnya.

Baca Juga: Jelang Muktamar NU, Gus Lilur Ingatkan Bahaya Politik Praktis

"Kita ingin mendapatkan masukan dari pada kiai dan habaib untuk menghadapi bulan Ramadan kali ini," jelas Gus Ipul, dalam keterangan yang diterima redaksi, Minggu (3/4/2022).

Beragam masukan disampaikan para ulama, kiai dan habaib dalam pertemuan ini. Di antaranya mereka sepakat untuk mengimbau seluruh warung atau tempat makan buka mulai pukul 16.00 WIB hingga pukul 04.00 WIB.

Tempat makan atau warung juga harus selalu ditutup kain sehingga tidak terlihat mencolok dari luar.

Baca Juga: Pidato 4 Bahasa Siswa Sekolah Rakyat Sambut Kunjungan Menteri Sosial ke Gresik

Selain itu selama Ramadan juga dilarang menyalakan petasan. Speaker luar masjid diharapkan juga menyala maksimal hingga pukul 22.00 WIB. Di atas jam itu masih diperkenankan tapi menggunakan speaker dalam.

Selain itu beberapa masukkan juga disampaikan, KH Idris Hamid misalnya yang meminta semua pihak bisa saling menghormati, sehingga puasa kali ini dipenuhi keberkahan dan saling menghargai.

Begitu juga Habib Taufik. Ia berharap bagi warga yang tidak berpuasa diharapkan bisa menghargai dengan cara tidak menampakkan ketidakpuasaannya di depan umum.

Baca Juga: Gus Ipul Jadi Ketua Panitia Muktamar ke 35 NU

Patroli gabungan juga akan digalakkan selama Ramadan sehingga bisa memantau keamanan selama bulan puasa kali ini.

"Intinya semua masyarakat Kota Pasuruan harus menjaga kondusivitas dan saling menghormati selama bulan Ramadan," tandasnya.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.