Minggu, 21 Jun 2026 10:24 WIB

Mobil Dirusak, Anggota Pemuda Pancasila Lawan Konvoi Anarkis Siswa di Mojokerto

Evakuasi mobil yang terperosok ke parit. (Foto: Hasan for jatimnow.com)
Evakuasi mobil yang terperosok ke parit. (Foto: Hasan for jatimnow.com)

Mojokerto - Aksi berani dilakukan Khoirul Umam (38). Ia melawan konvoi anarkis siswa setelah mobilnya dirusak di Jalan Bangsal - Mojoanyar, Desa Ngarjo, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto.

Umam geram setelah mobilnya dirusak menggunakan tongkat kayu oleh seorang siswa yang mengendarai puluhan motor itu. Dia memutuskan putar balik dan mengejar konvoi tersebut.

Baca Juga: Meimura Bawa Ludruk Besutan ke Kampus, Sentil Eksploitasi Alam Mojokerto

Kejadian pukul sekitar pukul 10.00 WIB itu mengakibatkan dirinya dikeroyok dan mobil Toyota Yaris nopol S 1881 VA terjatuh ke parit atau pinggir sawah.

Umam mengatakan, dirinya hendak takziah di rumah saudaranya di Kecamatan Gedeg dengan mengendarai mobil bersama istri dan anaknya.

"Lalu anak konvoi dan laju kendaraan saya standar. Kemudian ada siswa di konvoi itu mengacungkan parang dan tongkat dipukulkan ke mobil saya. Saya putar balik dan mengejar konvoi itu," kata Umam, Sabtu (2/4/2022).

Anggota Ormas Pemuda Pancasila itu kemudian memepet siswa yang memukul mobilnya dengan tongkat kayu sehingga terperosok ke parit.

Baca Juga: Angkat Isu Situs, Ludruk Besutan Bakal Masuk Kampus UNIM Mojokerto

"Langsung saya keluar mobil karena di dalam ada anak dan istri. Lalu sekitar 10 menit saya dan mereka berduel, saya tidak memukul namun hanya melindungi diri," ungkapnya.

Menurut Umam, gerombolan siswa yang melakukan konvoi itu sekitar 100 anak dengan mengendarai motor. Dirinya juga mengalami luka-luka akibat pengeroyokan itu.

"Saat Polsek Mojoanyar datang siswa itu lari ke arah utara dan selatan," ujarnya.

Baca Juga: Tutup Tahun 2025, SportTrip Hijaukan Lereng Gunung Penanggungan

Salah satu personel polisi menjelaskan, ada empat siswa yang berhasil diamankan dari dua sekolah berbeda.

"Empat siswa, dari Gedeg dan SMK Muhammadiyah Kemlagi," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.