Senin, 15 Jun 2026 13:03 WIB

Ini Langkah Pemkab Ponorogo Tangani Sampah TPA Mrican yang Overload

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Ponorogo, Seni. (Foto: Mita Kusuma/jatimnow.com)
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Ponorogo, Seni. (Foto: Mita Kusuma/jatimnow.com)

Ponorogo - Warga Desa Mrican Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo bernafas lega perihal sampah. Pasalnya pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo bertindak cepat mengatasi permasalahan overload sampah di tempat pembuangan akhir (TPA) Mrican.

"Intinya apa yang disampaikan dan permasalahan di TPA Mrican akan ditanggapi serius oleh kami," ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Ponorogo, Seni, Sabtu (2/4/2022).

Baca Juga: Jembatan Merah Putih Presisi di Ponorogo Permudah Akses Warga dan Anak Sekolah

Rencananya, kata dia, sebelah TPA ada saluran irigasi. Saluran itu harus ditutup dengan box culvert. Juga bakal ada saluran air limbah khusus agar tidak masuk ke sawah warga

Sekitar TPA Mrican, berjarak 200 meteran akan dibangun talud tinggi dinding. Tujuannya agar sampah tidak meluber ke tempat lainnya.

"Khusus air limbah atau lindi bakal dibangun instalasi pembuangan air limbah atau lindi," kata Seni saat dikonfirmasi.

TPA Mrican Ponorogo bakal diperbaiki (Foto: Mita Kusuma/jatimnow.com)TPA Mrican Ponorogo bakal diperbaiki (Foto: Mita Kusuma/jatimnow.com)

Baca Juga: Danantara Indonesia Bentuk Perusahaan Pengelolaan Sampah Terintegrasi

Menurutnya, pihak Pemkab Ponorogo dalam hal ini DLH bakal melakukan uji laboratorium. Hal ini dilakukan kerja sama dengan Universitas Sebelas Maret (UNS).

Baca Juga: Tumpukan Sampah di TPA Mrican, Bikin Warga Gatal-gatal Hingga Gagal Panen

"Meliputi kerusakan tanah dan kesuburan tanah akibat mungkin kalau terkena percemaran. Pengelolaan kedepan Insya Allah, Bupati komitmen menyelesaikan masalah ini, " tegasnya.

Baca Juga: Tak Lagi Pakai Tenaga, Pebecak di Ponorogo Tersenyum Dapat Becak Listrik dari Prabowo

Dia menjelaskan bahwa memang TPA Mrican kkondisi kurang lahan. Secara keseluruhan luasnya sekitar 2,8 hektare. Seluasa 0,7 hektare untuk intansalasi pengelohan lumpur tinja (IPLT). Sampah yang masuk ke TPA Mrican 90 ton per hari.

"Pembangunan yang awal saya bilang di depan nanti berkisar Rp5,5 miliar. Mudah-mudahan tahun ini bisa," pungkasnya.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.