Rabu, 17 Jun 2026 13:46 WIB

Peserta BPJS Kesehatan Tak Perlu Antre Lama di RSU Darmayu Ponorogo

Direktur BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti bersama manajemen RSU Darmayu.(Foto: Dok. RSU Darmayu)
Direktur BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti bersama manajemen RSU Darmayu.(Foto: Dok. RSU Darmayu)

Ponorogo - Peserta BPJS Kesehatan tak perlu antre lama saat akan berobat di Rumah Sakit Umum (RSU) Darmayu Ponorogo. Pasien cukup menunggu di rumah sambil mendaftar secara online menggunakan mobile JKN. Selanjutnya bisa diketahui kapan harus ke rumah sakit untuk berobat.

"Di rumah saja. Jadi sudah tahu kira-kira jam berapa. Sehingga tak lama menunggu. BPJS ingin ada inovasi dan kerja sama dengan RS," kata Direktur BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti dalam siaran pers yang diterima redaksi, Jumat (1/4/2022).

Baca Juga: Ahli Waris Pekerja Rentan di Sidoarjo Terima Santunan JKM Rp42 Juta

Menurut Ali, pasien di RSU Darmayu cukup banyak. Sehari menangani 400 pasien dengan persentase paling tinggi adalah peserta BPJS Kesehatan. Adanya sistem pendaftaran dan antren online cukup memudahkan pasien.

"Ada 90 persen pasien BPJS. Kami ingin meningkatkan mutu layanan menjadi mudah dan fleksibel," kata Ali ketika ditemui di RS Darmayu

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Direktur RSU Darmayu dr Djemiran menjelaskan menambahkan, sistem online di tempatnya sudah terintegrasi dengan JKN mobile. Aplikasi JKN mobile bisa di dowloand di Playstore.

"Silakan bersantai di rumah. Kalau waktunya dekat untuk berobat baru berangkat, " bebernya

Baca Juga: Yayasan Amway Peduli dan UC Surabaya Gelar Edukasi Kesehatan Anak Muda

Uji coba sistem antrean online di RSU Darmayu telah dilakukan selama 2 pekan. Beberapa kendala adalah banyak yang tidak terdeteksi atau anomali.

"Kami ucapkan terima kasih kepada Direktur Utama BPJS Kesehatan yg telah datang ke RSU Darmayu serta mendukung penuh sistem antrean online," pungkasnya.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.