Minggu, 21 Jun 2026 10:32 WIB

Vaksin Booster di Jombang Minim Peminat, Capaian Masih 11 Persen

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Jombang dr Budi Nugroho.(Foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Jombang dr Budi Nugroho.(Foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)

Jombang - Vaksinasi tahap 3 atau booster di Kabupaten Jombang minim peminat. Hingga kini capaiannya baru 11 persen. Tapi bila dibandingkan dengan capaian di tingkat Jawa Timur (Jatim), angka tersebut masih lebih tinggi. Adapun capaian vaksin booster di Jatim baru 7 persen.

“Alhamdulillah, di Jombang di atas Jatim sekitar 11 persen lebih,” kata Kepala Dinas Kesehatan Jombang dr Budi Nugroho, Kamis (31/3/2022).

Baca Juga: Komisi D DPRD Jember Soroti Adanya Kepala Puskesmas yang Rangkap Jabatan

Budi Nugroho tak memungkiri vaksinasi booster di Jombang berjalan lambat. Faktor yang mempengaruhinya beragam.

“Kalau lansia itu dari sisi kondisi fisiknya, penyertanya,” paparnya.

Mengacu pada kondisi di lapangan, lanjut Budi, perlu adanya panutan. Agar masyarakat lebih aktif lagi mendatangi gerai vaksin di Jombang.

“Ini perlu panutan, ya. Kadang-kadang ASN (Aparatur Sipil Negara), itu kalau sudah dua dosis sudah cukup. Sudah aman, ini yang harus kami mulai lagi,” tegasnya.

Baca Juga: Kasus DBD di Lamongan Turun Drastis Dibanding Tahun Lalu

Budi lantas menceritakan saat ada kegiatan Pemkab Jombang. Seluruh kepala desa yang belum vaksin booster, langsung diminta vaksin oleh Bupati Jombang.

“Kepala Desa yang belum booster, langsung dibooster. Nah jika para panutan ini sudah melakukan booster, maka masyarakat akan tertarik juga. Kalau tidak, ya paling cukup dua saja,” bebernya.

Ditanya apa upaya yang dilakukan untuk mengatasi hal ini, Budi mengaku sudah melakukan imbauan-imbauan.

Baca Juga: Kasus Suspek Campak di Tulungagung, Dinas Kesehatan Gelar ORI

“Ya imbauan atau pemberlakuan syarat vaksin booster saat mudik. Ini mungkin bisa. Perlu juga kami gerakkan imbauan vaksin booster,” ujarnya.

Menjelang puasa Ramadan, pemerintah melakukan upaya percepatan vaksinasi. Baik dosis satu, dua, maupun booster.

“Pak presiden mengatakan untuk mudik dan lebaran harus vaksin, makanya kami lakukan percepatan,” paparnya.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.