Senin, 15 Jun 2026 09:29 WIB

Hadirkan Pasar Resik, Pemkot Pasuruan Bina Puluhan Pedagang Secara Berkala

  • Penulis : Moch Rois
  • | Kamis, 31 Mar 2022 12:03 WIB
Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf. (Foto: Pemkot Pasuruan/jatimnow.com)
Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf. (Foto: Pemkot Pasuruan/jatimnow.com)

Pasuruan - Sebanyak 85 pedagang di pasar-pasar Kota Pasuruan menerima pembinaan dan pengarahan. Melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag), pemkot ingin pasar bisa memberikan rasa nyaman dan aman bagi pembeli.

"Pasar di Kota Pasuruan tergolong rusuh, kotor dan tidak tertib yang mengakibatkan sepi pembeli dan beralih belanja ke daerah lain. Saya saat ini membuat kajian bagaimana pasar, pedagang dan pembelinya nyaman yang berdampak perekonomian di Kota Pasuruan meningkat," jelas Wali Kota Pasuruan, Saifullah Yusuf, Kamis (31/3/2022).

Baca Juga: Indosat Bekali UMKM Pasuruan Strategi Konten Viral dan Optimasi Produk

Supaya pasar nyaman dan aman, Gus Ipul, sapaan Saifullah, berencana merubah cara pengelolan pasar. Para pedagang pun diharuskan kompak, berbenah dan meningkatkan layanan untuk menarik pembeli.

Selama menjabat, Gus Ipul mengaku mendapat banyak keluhan terkait pasar-pasar di Kota Pasuruan, utamanya di pasar besar. Keluhan itu tidak hanya dari masyarakat, tapi juga dari para pedagang.

Baca Juga: 50 Persen Pasar Tradisional di Trenggalek Perlu Revitalisasi

"Kita ingin membantu pedagang, ayo tertib, ayo ditata, jangan ada tenda dan gerobak yang dibiarkan di sejumlah pasar. Sebelum dibangun infrastruktur harus ditata jalan dan kebersihannya dulu, orang beli harus dipermudah dan nyaman," jelasnya.

Tak hanya itu, Gus Ipul juga menyoroti parkir kendaraan di kawasan pasar agar cepat dicarikan solusi, termasuk persoalan toilet, sarana prasarana, dan solusi bagi pedagang yang mengalami kesulitan.

Baca Juga: Harga Daging Ayam dan Telur Naik, DKPP Kabupaten Kediri Pastikan Stok Aman

"Hadirkan pasar resik, masjid dan toiletnya harus bersih karena stunting penyakit berawal dari toilet, pedagang harus kompak dan ciptakan inovasi dagang lewat medsos," tandasnya.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.