Sabtu, 20 Jun 2026 05:50 WIB

Pelatihan Rukyatul Hilal, Unisla Ajak Millenial Maknai Ramadan dengan Belajar

Pertemuan pertama pelatihan rukyatul hilal yang diadakan Unisla bagi millenial. (Foto : Unisla for jatimnow.com)
Pertemuan pertama pelatihan rukyatul hilal yang diadakan Unisla bagi millenial. (Foto : Unisla for jatimnow.com)

Lamongan - Universitas Islam Lamongan (Unisla) menyasar kalangan milenial untuk memaknai momen Ramadan dengan belajar. Terutama dari kalangan mahasiswa dan pelajar. Rukyatul Hilal menjadi materi utama yang bakal diajarkan.

Pertemuan pertama sudah dilaksanakan di Gedung Pascasarjana Unisla, Jalan Veteran Lamongan, Selasa (29/3/2022). Kegiatan dipandu Badan Hisab Rukyat (BHR) Kabupaten Lamongan. Setelah melalui pelatihan berupa teori, mahasiswa dan pelajar akan melakukan praktik langsung pada Jumat (1/4/2022).

Baca Juga: GMNI Universitas Islam Lamongan Tanam Ratusan Pohon di Hari Bumi

Rektor Unisla Bambang Eko Muljono mengatakan, pihaknya sengaja menggelar pelatihan agar generasi muda tidak buta tentang Rukyatul Hilal. Sebab merupakan salah satu metode dalam menentukan awal Bulan Ramadan, Idul Fitri, dan sebagainya.

"Sebagai mahasiswa universitas islam maupun pelajar yang beragama Islam, kami tidak boleh diombang-ambingkan dengan perdebatan yang tiada henti. Kami harus memahami bagaimana Rukyatu Hilal," kata Bambang, Rabu (30/3/2022)

Baca Juga: Bertemu Gubernur Khofifah, Unisla Lamongan Paparkan Konsep Eco-Health University

Praktik Rukyatul Hilal akan dilaksanakan di Lamongan Utara atau berbatasan langsung dengan laut. Tempat tersebut menjadi titik potensial melihat hilal.

"In Sya Allah Jumat nanti, kami akan praktik di kampus (Unisla) Kandang Semangkon yang berada di tepi laut. Nanti kami akan dipandu oleh para ahlinya," tuturnya.

Baca Juga: Esensi Silaturrahmi, Melampaui Ego demi Keberkahan Hidup

Bambang mengungkapkan, upaya Unisla untuk memperkenalkan Rukyatul Hilal tidak sekedar melalui pelatihan singkat. Tapi juga secara khusus akan membuat pusat studi ilmu falak.

"Unisla akan membuat pusat studi mengenai ilmu falak. Walaupun di Unisla tidak ada Prodi Ilmu Falak, tapi ada Fakultas Agama Islam dan ada teknik informatika. Nanti akan kami padukan antara fiqih dengan IT. In Sya Allah dalam 2 atau 3 tahun, peralatan kami sudah lengkap. Tahun ini akan kami cicil. Jadi generasi muda, khususnya mahasiswa agama Islam itu mengerti bagaimana ilmu falak," tandas Bambang.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.