Selasa, 16 Jun 2026 00:31 WIB

Triwulan Pertama 2022, Demam Berdarah di Kota Malang Meningkat

Fogging dinilai kurang efektif turunkan DBD.(Foto: Dinkes Kota Malang)
Fogging dinilai kurang efektif turunkan DBD.(Foto: Dinkes Kota Malang)

Malang - Tercatat ada 216 orang di Kota Malang yang terjangkit Demam Berdarah Dengue (DBD) pada triwulan pertama 2022. Bahkan, dua orang meninggal dunia. Angka itu meningkat dibanding triwulan pertama 2021 yang hanya 40 kasus. Rinciannya, Januari ada 164 kasus, Februari 40 kasus, dan Maret 11 kasus.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang Husnul Muarif mengatakan, penyebab lonjakan kasus DBD karena adanya perubahan cuaca secara ekstrem.

Baca Juga: Belasan Warga Jember Terserang DBD, PMI Lakukan Fogging dan PSN Serentak

"Banyak genangan air akibat hujan turun, dan panas. Sehingga nyamuk cepat berkemang biak. Terutama di sekitara rumah. Namun secara karakteristik DBD memiliki siklus tahunan. Jika lonjakan terjadi pada musim hujan di awal tahun, maka penambahan kasusnya akan bisa ditekan pada bulan-bulan selanjutnya," ujar Husnul, Senin (28/3/2022).

Baca Juga: Baterai Motor Listrik Overload, Ruang Praktikum Polinema Malang Hangus Terbakar

Dinas Kesehatan terus menggalakkan sosialisasi dan pemahaman kepada masyarakat demi menekan kasus DBD. Caranya melalui juru pemantau jentik (jumantik) dan program pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dengan melibatan 16 puskesmas di Kota Malang.

"Nah, dalam beberapa tahun terakhir hal itu mampu menekan laju penambahan DBD meskipun perlu ada proses cukup panjang. Soalnya kalau menggunakan cara fogging, saya rasa kurang optimal memberantas pangkal penyebab DBD," tegasnya.

Baca Juga: Komisi D DPRD Jember Soroti Adanya Kepala Puskesmas yang Rangkap Jabatan

Pasalnya, fogging hanya akan mematikan nyamuk dewasa saja. Padahal pemberantasan harus dilakukan hingga pangkal utamanya.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.