Kamis, 18 Jun 2026 08:19 WIB

Perempuan Paruh Baya di Tulungagung Ditemukan Meninggal di Kolam Ikan

Polisi melakukan olah TKP dan mengevakuasi jenazah korban di kolam ikan.(Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Polisi melakukan olah TKP dan mengevakuasi jenazah korban di kolam ikan.(Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

Tulungagung - Seorang perempuan ditemukan tewas mengambang di sebuah kolam ikan. Korban bernama Sumini, warga Desa Tenggur, Kecamatan Rejotangan, Kabupaten Tulungagung. Perempuan 55 tahun itu diketahui memiliki riwayat penyakit darah tinggi. Sumini diduga terpeleset saat sedang lewat di kolam ikan milik tetangganya.

Kepala Desa Tenggur Zainal Fanani menerangkan, korban pertama kalinya ditemukan pemilik kolam ikan. Saat itu saksi hendak memberi makan ikannya. Awalnya, saksi mengira bahwa benda yang mengambang tersebut merupakan sebuah boneka. Saksi baru sadar setelah melihat ada sandal di tepi kolam.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

"Setelah itu saksi melaporkan temuan jenazah korban ke pihak desa dan kami meneruskannya ke polisi," ujarnya, Senin (28/03/2022).

Polisi yang datang ke lokasi kejadian langsung melakukan olah TKP. Korban diduga telah meninggal dunia sejak 6 jam sebelum ditemukan. Dugaan diperkuat dengan keterangan pihak keluarga yang menyatakan korban tidak berada di kamar sejak pukul 03.00 WIB dini hari. Pihak keluarga kemudian melakukan pencarian di sekitar rumah, namun tidak ditemukan.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

"Keluarga biasanya membangunkan korban untuk salat malam, namun korban sudah tidak ada di kamarnya," tuturnya.

Pihak keluarga menolak untuk dilakukan otopsi terhadap jenazah korban. Mereka menerima kejadian ini sebagai musibah. Korban diketahui memiliki riwayat penyakit darah tinggi. Diduga penyakit tersebut kambuh saat korban melewati kolam ikan, sehingga terjatuh dan meninggal.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

"Pihak keluarga menerima kejadian ini sebagai kecelakaan, dan tidak akan menuntut siapapun," pungkasnya.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.