Minggu, 14 Jun 2026 21:25 WIB

Polisi Periksa 5 Saksi Terkait Rumah Jagal Anjing di Blitar

Anjing yang disekap di rumah jagal di Blitar.(Foto: Dok. Polres Blitar)
Anjing yang disekap di rumah jagal di Blitar.(Foto: Dok. Polres Blitar)

Blitar - Aparat Satreskrim Polres Blitar terus menyelidiki kasus penjagalan Anjing di Desa Sidomulyo, Kecamatan Selorejo, Kabuapaten Blitar. Sedikitnya 5 saksi telah diperiksa dan diminta keterangan terkait aktivitas tersebut.

Sebelumnya, polisi menggerebek tempat penjagalan anjing milik K (52) di Desa Sidomulyo. Dalam penggerebekan, petugas menemukan 34 ekor anjing yang disekap dan 6 ekor anjing yang sudah dibunuh serta disimpan di lemari pendingin.

Baca Juga: Diduga Menjadi Korban Penganiayaan, Ajudan Wakapolres Blitar Alami Hidung Patah

Kasat Reskrim Polres Blitar AKP Tika Pusvita Sari menerangkan, pihaknya masih dalam tahap pemeriksaan terhadap sejumlah saksi. Selain pemilik tempat penjagalan, polisi juga memeriksa karyawan dan pihak pelapor dalam kasus ini. Pelapor dari lembaga pencinta hewan, Animal Hope Shelter.

"Sudah ada 5 saksi termasuk pemilik tempat jagal anjing yang kami periksa," ujarnya, Sabtu (26/03/2022).

Baca Juga: Bobol 3 Sekolah, Residivis Ini Ditangkap Satreskrim Polres Blitar

Polisi juga telah memindahkan puluhan ekor anjing yang disekap di lokasi penjagalan. Untuk sementara, anjing-anjing itu menjadi barang bukti dan dititipkan di sebuah tempat karantina hewan. Tim dari Animal Hope Shelter serta pencinta anjing di wilayah Blitar membantu proses pemindahannya.

"Anjing yang masih hidup telah dievakuasi. Saat ini kami titipkan sementara ke lokasi karantina hewan," terangnya.

Baca Juga: Ini Motif Suami Aniaya Istri Hingga Meninggal di Blitar

Aktivitas penjagalan anjing di Desa Sidomulyo sudah berlangsung sejak 10 tahun terakhir. Dari hasil pemeriksaan sementara, pemilik tempat jagal menjual anjing dalam kondisi hidup maupun sudah mati. Untuk anjing hidup dijual mulai harga Rp250 ribu per ekor. Sedangkan untuk daging Anjing dijual Rp40 ribu per kilogram.

"Menurut pengakuannya, penjualan hingga ke luar kota. Ini masih dalam tahap pemeriksaan," pungkasnya.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.