Jumat, 19 Jun 2026 06:50 WIB

Anggota PSI Berharap UMKM di Surabaya Mulai Kurangi Pemakaian Kantong Plastik

Anggota Fraksi PSI DPRD Surabaya Alfian Limardi.(Foto: Dok. jatimnow.com)
Anggota Fraksi PSI DPRD Surabaya Alfian Limardi.(Foto: Dok. jatimnow.com)

Surabaya - Anggota Fraksi PSI DPRD Surabaya Alfian Limardi berharap para pelaku Usaha Kecil Mikro dan Menengah (UMKM) mulai mengurangi pemakaian kantong plastik. Hal itu untuk mendukung penerapan Perwali Nomor 16 Tahun 2022.

"Pada 2021, setiap harinya ada 1.782 ton sampah di Surabaya. Menurut data SIPSN 2020 mengungkapkan bahwa kontribusi sampah plastik sebesar 19,4 persen dari seluruh sampah di Surabaya," ucap anggota Komisi B DPRD Surabaya itu, Sabtu (26/3/2022).

Baca Juga: Surabaya Uji Coba Aplikasi Perlinsos, Pendataan Bansos 15 Menit Jadi

Di Surabaya ada sekitar 23 ribu UMKM yang mulai bergeliat seiring melandainya kasus Covid-19. Untuk itu, Alfian mendorong agar Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya segera memikirkan alternatif lain saat menerbitkan aturan tentang pengurangan plastik di Kota Pahlawan.

"Persoalan sampah tidak bisa hanya mengandalkan masyarakat untuk menekan jumlah sampah. Produsen pun wajib pula bertanggung jawab atas sampah produk yang dihasilkannya. Produsen di sini tidak hanya skala besar, tetapi juga para pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK)," katanya.

Baca Juga: Surabaya Jadi Percontohan Program Indonesia - UEA Cegah Sampah Plastik ke Laut

"UMK dapat menggunakan produk ramah lingkungan. Misalnya, tas kain, kemasan kertas, karton corrugated sebagai pengganti bubble wrap plastik, selotip kertas sebagai pengganti selotip plastik. Bagi UMK makanan dan minuman dapat memulainya dengan tidak menyediakan sedotan plastik. Apalagi sedotan plastik jarang didaur ulang," sambungnya.

Untuk lebih cepat mengkampanyekan hal tersebut, pihak DPRD mendorong Pemkot Surabaya semakin serius menyosialisasikannya. Bila perlu memberikan reward bagi UMKM yang mau memulai gerakan penggunaan kantong nonplastik.

Baca Juga: Mencari Solusi Eks Tanah Ganjaran Sumur Welut, DPRD Surabaya Minta Pemkot Hadir

"Pemkot juga dapat memberikan apresiasi bagi UMK yang dapat mengurangi penggunaan sampah plastik. Apresiasi ini juga dapat mendorong kesadaran UMK lainnya turut serta mengurangi sampah, dan target pemerintah pusat dalam pengurangan sampah hingga 30 persen pada 2030 tercapai," tandasnya.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.