Selasa, 16 Jun 2026 20:39 WIB

UTM dan PT Garam Indonesia Jalin Kerja Sama Tingkatkan Kualitas Garam Madura

Rektor UTM, Dr. Drs. Ec. H. Muh. Syarif (kiri) dan Direktur Utama PT Garam Indonesia, Arif Haendra (Foto-foto: Fajar Mujianto/jatimnow.com)
Rektor UTM, Dr. Drs. Ec. H. Muh. Syarif (kiri) dan Direktur Utama PT Garam Indonesia, Arif Haendra (Foto-foto: Fajar Mujianto/jatimnow.com)

Surabaya - Universitas Trunojoyo Madura (UTM) melakukan kerja sama dengan PT Garam (Persero) Indonesia, Kamis (24/3/2022). Kerja sama dilakukan antara seluruh dekan dan dengan Direktur Utama PT Garam Indonesia.

Upaya kerja sama tersebut bertujuan untuk meningkatkan kualitas garam di Madura sebagai daerah penghasil garam terbesar di Jawa Timur.

Baca Juga: Konversi Energi Kedua Republik Indonesia, Amanat Penderitaan Rakyat Madura

Rektor UTM, Dr. Drs. Ec. H. Muh. Syarif meyakini jika riset dan branding garam di Madura bisa sukses, karena tidak lepas dari peran serta UTM di dalamnya.

Para Dekan UTM saat kerja sama dengan PT Garam IndonesiaPara Dekan UTM saat kerja sama dengan PT Garam Indonesia

"Fokus terhadap garam ini harus jadi prioritas di Madura. Kalau kampusnya fokus pada garam dan pemkabnya enggak, ya mana bisa sambung," ujar Syarif.

Syarif berharap, pengembangan garam di Madura tidak boleh menjadi bahan kajian politik.

"Bahaya kalau garam ini sampai dipolitisasi. Makanya saya sebagai rektor di sini, paling menjauh dengan dunia politik," tegas dia.

Baca Juga: Gus Lilur Deklarasikan Panca Ampera: Stop Kriminalisasi Pengusaha Rokok Rakyat

Para Dekan UTM saat kerja sama dengan PT Garam IndonesiaPara Dekan UTM saat kerja sama dengan PT Garam Indonesia

Untuk menguatkan hal tersebut, Syarif dengan candaannya ingin mengubah nama UTM menjadi UGM.

"Bahkan jika perlu, kita ganti UTM jadi UGM-Universitas Garam Madura, biar unik begitu," ungkap Syarif.

Sementara Direktur Utama PT Garam Indonesia, Arif Haendra mengajak warga Madura lebih fokus untuk mengembangkan potensi garam di daerahnya.

Baca Juga: Sarjana Pertanian Pulang Kampung, Garap Budidaya Pisang di Tambelangan

"Di Sumenep misalnya. Kita pernah didemo oleh mahasiswa. Mereka menyebut, keberadaan PT Garam tidak membuat masyarakat Sumenep maju. Dan menjadi kabupaten termiskin kedua di Jatim," jelas dia.

Para Dekan UTM saat kerja sama dengan PT Garam IndonesiaPara Dekan UTM saat kerja sama dengan PT Garam Indonesia

"Maka dari itu, saya mengajak ayo kita bikin Sumenep tidak lagi menjadi kabupaten termiskin kedua dengan fokus mengembangkan potensi garam," tandas Arif.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.