Jumat, 19 Jun 2026 14:30 WIB

Kerja Sama Disetujui, 359 Titik Parkir di Sidoarjo Akan Dikelola Pihak Ketiga

Ketua DPRD Sidoarjo Usman.(Foto: Humas DPRD Sidoarjo for jatimnow.com)
Ketua DPRD Sidoarjo Usman.(Foto: Humas DPRD Sidoarjo for jatimnow.com)

Sidoarjo – DPRD Kabupaten Sidoarjo telah menyetujui perjanjian kerja sama (PKS) pengelolaan parkir. Sebanyak 359 titik parkir di Kota Udang akan dikelola pihak ketiga, yakni PT. Indonesia Sarana Service (ISS) sebagai pemenang lelang pengelolaan parkir.

Hal tersebut disampaikan Ketua DPRD Sidoarjo Usman. Dia memaparkan, DPRD Sidoarjo telah melihat serta mengkaji permasalahan pengelolaan parkir dari sisi ekonomis dan hukum. Hasilnya, dari kedua sisi tersebut tidak memberikan dampak atau masalah yang signifikan.

Baca Juga: Karyawan BPJS Ketenagakerjaan Sidoarjo Gotong Royong Tanam Pucuk Merah

“Tidak ada hal yang perlu direvisi dalam pembahasan ini. Kemarin hanya menemukan titik yang belum termasuk 359 itu. Tadi pak bupati juga sudah menjawab. Jika titik parkir yang belum masuk hitungan, maka akan dilakukan perhitungan tersendiri. Jika itu potensi maka kenapa tidak untuk dilelang kembali,” papar Usman saat ditemui usai rapat paripurna, Rabu (23/3/2022) petang.

Terkait rekomendasi yang telah disampaikan fraksi-fraksi, ke depan akan dibahas lebih lanjut. DPRD juga akan terus melakukan pengawasan sebagaimana mestinya.

“Kami juga akan memantau terus bahwa itu memang tugas DPRD untuk melakukan pengawasan,” imbuhnya.

Baca Juga: Ahli Waris Pekerja Rentan di Sidoarjo Terima Santunan JKM Rp42 Juta

Sementara itu, Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor berharap bisa secepatnya menerima perjanjian kerja sama pengelolaan parkir secara tertulis dari dewan.

“Ini sesuai jadwal yang sudah kami rencanakan. April ini sudah mulai running. Artinya ketika ini sudah kami serahkan, mulai MoU, kemudian perjanjian kerja samanya jalan, maka Rp32 miliar itu sudah masuk di PAD,” terang Muhdlor.

Baca Juga: Wabup Sidoarjo Mimik Idayana Raih Gelar Sarjana, Janji Benahi Birokrasi

Gus Muhdlor menambahkan, ada beberapa titik yang harus menjadi perhatian pemerintah di luar 359 titik yang telah disetujui bersama. Pihak pemkab bersama DPRD sidoarjo akan memetakan kembali titik yang belum termasuk dalam 359 titik parkir yang disetujui bersama. Meski jumlahnya tidak banyak.

“Bukan perubahan titik, tapi ada beberapa titik yang harus menjadi perhatian. Itu harus menjadi PAD tetap dari Dishub dan tidak boleh tidak terhitung," ucapnya.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.