Jumat, 19 Jun 2026 13:20 WIB

Saluran Air Berbau Tak Sedap di Mojongapit Jombang Dikeluhkan Warga

Saluran air yang berada di sekitar Jalan Gatot Subroto, Desa Mojongapit, Kecamatan Jombang, yang kondisi airnya keruh dan mengeluarkan bau tak sedap (Foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)
Saluran air yang berada di sekitar Jalan Gatot Subroto, Desa Mojongapit, Kecamatan Jombang, yang kondisi airnya keruh dan mengeluarkan bau tak sedap (Foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)

Jombang - Saluran air yang berada di Jalan Gatot Subroto tepatnya di Desa Mojongapit, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang dikeluhkan warga sekitar.

Pasalnya saluran air tersebut dipenuhi sampah dan menimbulkan bau tak sedap. Warga menduga air saluran tersebut tercampur limbah produksi.

Baca Juga: Mahasiswa Jatim Kampanyekan Kali Tebu Bebas Sampah Popok

Warga Desa Mojongapit, Wibowo (39) menyebut, aroma tidak sedap memang seringkali muncul di saluran itu.

"Kemungkinan itu sudah tercemar limbah. Karena kalau lewat situ selalu tercium bau tak enak. Arahnya dari selatan," ujar Wibowo, Rabu (23/3/2022).

Dikatakan Wibowo, selain ada bau tak sedap, air pada saluran itu juga berwarna coklat.

"Airnya juga sangat keruh sekali," terang dia.

Wibowo mengaku kondisi ini sudah terjadi sejak lama. Dia berharap ada perhatian dari pihak terkait.

"Itu sudah lama. Tapi kadang bau terkadang ya tidak," tukasnya.

Baca Juga: Pakar Ungkap Biang Kerok Ikan Sapu-Sapu 'Jajah' Sungai Perkotaan

Hal senada juga diungkapkan oleh Agus (45) warga setempat. Agus menjelaskan jika kondisi ini sudah berlangsung lama. Dan belum ada perhatian dari pemerintah setempat.

"Ya sudah lama, belum ada perhatian dari dinas terkait," ungkap Agus.

Agus berharap, agar pemerintah melalui dinas terkait, untuk bisa menangani persoalan tersebut.

"Semoga aja segera diatasi sama pemerintah mas," pungkas Agus.

Baca Juga: Besut Mudik ke Jombang, Mencari Roh Dialektika di Tanah Para Pemikir

Sementara Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jombang, Miftahul Ulum mengatakan, pihaknya akan segera melakukan pengecekan ke lokasi.

"Kita akan segera terjunkan tim untuk melihat kondisi saluran air," bebernya.

Ulum menegaskan bahwa tim dari DLH akan mengambil sampel air, untuk mengetahui ambang batas tercemarnya saluran air tersebut.

"Kalau memang pencemaran sudah melebihi ambang batas, tentu kami akan berikan sanksi tegas," tukas Ulum.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.