Jumat, 19 Jun 2026 17:29 WIB

Ketua LA Mania Soal Persela Turun Kasta: Ini Bukan Akhir!

Ketua LA Mania, Saptaya Nugraha (Foto: Dok. Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Ketua LA Mania, Saptaya Nugraha (Foto: Dok. Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

Lamongan - Ketua LA Mania, Saptaya Nugraha mengaku legowo meski tim kebanggaan mereka, Persela turun kasta ke Liga 2 Indonesia. Dia akan tetap setia mendukung tim berjuluk Laskar Joko Tingkir itu.

Persela terjungkal ke Liga 2 setelah berkompetisi di kasta tertinggi sepak bola Indonesia selama 18 tahun atau sejak Tahun 2002.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

Nugraha menyampaikan bahwa kondisi saat ini harus menjadi bahan evaluasi dan pelajaran bagi semuanya.

"Kecewa, tapi hal itu harus bisa menjadi bahan evaluasi bagi semuanya. Beberapa tim besar sepakbola lainnya saja juga pernah jatuh," terang Nugraha, Senin (21/3/2022).

Menurutnya, selama Persela dengan lambang Lamongan masih menempel di dada, maka setiap laga, dirinya tetap akan mendukung tanpa pertimbangan kasta atau apapun.

"Persela saat ini jatuh, tapi belum remuk. Ini bukan akhir," tuturnya.

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

Nugraha menegaskan, tugas LA Mania sebagai suporter adalah tetap mendukung Persela apa adanya, termasuk nasib Persela saat ini yang terdegradasike Liga 2.

"Harus kita semangati, sehingga dalam setahun ini kalau bisa harus bisa bangkit lagi. Kami tetap memberikan semangat untuk kebangkitan Persela ke depan," imbuhnya.

Terkait munculnya aksi kekecewaan yang dilakukan oleh sebagian suporter pada Minggu (20/3/2022) malam, Nugraha memastikan aksi itu bukan dari LA Mania.

Baca Juga: Diminati Karena Kualitas, Selada Hidroponik Lapas Lamongan Suplai Dapur MBG

"Aksi semalam yang jelas bukan dari LA Mania," tegas dia.

Sebelumnya, pada Minggu malam itu, sejumlah orang beratribut LA Mania meluapkan kekecewaannya, setelah Persela turun kasta ke Liga 2. Mereka mendatangi Pendopo Lamongan dan Sekretariat Persela. Massa bahkan sempat melempar kaca depan Sekretariat Persela hingga pecah.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.