Kamis, 18 Jun 2026 01:31 WIB

Temuan Arca Dwarapala di Tulungagung Diteliti Tim Pusat Survei Badan Geologi

Tim Pusat Survei Badan Geologi Bandung melakukan scaning di lokasi temuan Arca Dwarapala di Tulungagung (Foto-foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Tim Pusat Survei Badan Geologi Bandung melakukan scaning di lokasi temuan Arca Dwarapala di Tulungagung (Foto-foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

Tulungagung - Temuan Arca Dwarapala dan kepala naga di Desa Podorejo, Kecamatan Sumbergempol, Kabupaten Tulungagung menarik minat Tim Pusat Survei Badan Geologi Bandung untuk melakukan penelitian.

Mereka melakukan scaning untuk mengetahui kandungan batu atau benda lainnya yang ada di sekitar lokasi temuan. Tim mengambil sampel penelitian di sisi timur lokasi, seluas 14x30 meter. Menggunakan alat khusus, mereka merekam data semua hasil proses scaning.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Kepala Tim Survei, Hidayat menerangkan, sebenarnya kedatangan mereka ke Tulungagung fokus melakukan penelitian di kawasan Gunung Budeg. Kawasan tersebut masuk dalam site yang disusulkan menjadi geopark oleh Pemkab Tulungagung.

Baca juga: 

Namun mereka tertarik untuk meneliti lokasi ini setelah mendengar informasi tentang temuan dua arca yang sama beberapa waktu lalu.

"Kami mendengar adanya temuan tersebut dan tertarik untuk melakukan penelitian di lokasi ini," ujar Hidayat, Minggu (20/3/2022).

Tim survei menggunakan dua metode dalam penelitian ini. Mereka menggunakan metode Gradiomagnetik dan Georadar untuk mengetahui kandungan dalam lapisan tanah dangkal.

Dalam metode Gradiomagnetik ini, mereka melakukan pendataan sebaran anomali di dalam tanah. Sedangkan pada metode Georadar, mereka bisa mengukur kedalaman lapisan anomali yang ditemukan. Dari hasil penelitian sementara, mereka mencatat ada 20 anomali yang tersebar di beberapa titik.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

"Anomali yang kita catat ini belum tentu merupakan arca, bisa jadi struktur bangunan atau benda lainnya. Jadi anomali ini merupakan hal yang berbeda dan mencolok di dalam tanah tersebut," jelas Hidayat.

Tim Pusat Survei Badan Geologi Bandung melakukan scaning di lokasi temuan Arca Dwarapala di TulungagungTim Pusat Survei Badan Geologi Bandung melakukan scaning di lokasi temuan Arca Dwarapala di Tulungagung

Meskipun berhasil menemukan adanya anomali, tapi mereka belum dapat memastikan jenis benda tersebut. Mereka memerlukan waktu untuk mengolah data yang sudah terekam.

Hasil pemetaan yang dilakukan dengan dua metode itu akan digabungkan sehingga mendapatkan hasil maksimal. Rencananya hasil dari pemetaan ini akan diserahkan ke instansi terkait, untuk membantu proses ekskavasi.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

"Jadi nanti datanya bisa digunakan untuk ekskavasi, mereka dapat melakukan penggalian sesuai dengan data ini," tuturnya.

Arca Dwarapala dan kepala naga itu ditemukan warga saat menggali tanah untuk keperluan membangun gudang masjid. Arca Dwarapala ditemukan pertama kali, menyusul dua hari kemudian mereka menemukan kepala naga di lokasi yang sama.

Saat ini kedua arca itu disimpan warga setempat. Pihak Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Tulungagung juga masih menunggu kedatangan Tim Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur, untuk melakukan kajian lebih lanjut.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.