Jumat, 19 Jun 2026 13:37 WIB

Ratusan Pesilat Anarkis di Babat Lamongan, 1 Kakek Terluka dan 1 Motor Rusak

Para pelaku yang berhasil diamankan seusai meneror warga Babat Lamongan. (Foto: Humas Polres Lamongan for jatimnow.com)
Para pelaku yang berhasil diamankan seusai meneror warga Babat Lamongan. (Foto: Humas Polres Lamongan for jatimnow.com)

Lamongan - Oknum pesilat kembali berulah di Kecamatan Babat, Lamongan, kali ini, dengan masa yang lebih banyak. Mereka kedapatan membawa senjata tajam dan berbuat anarkis hingga membuat kakek berusia 60 tahun terluka dan 1 unit kendaraan roda dua milik warga rusak.

Kawanan massa tersebut diketahui berasal dari arah selatan menuju Babat atau melintas di Jalan Jombang-Babat. Sesampainya di simpang tiga Tugu Wingko tanpa diketahui sebabnya, kawanan pesilat itu langsung menyerang seorang warga bernama Vio Berjian (18) yang sedang ngopi.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

"Ya betul ada massa yang kedapatan membawa sajam melakukan perbuatan menyeleweng di Babat pada Jumat (18/3/2022)," ungkap Kasi Humas Polres Lamongan, Iptu Jinanto, Minggu (20/3/2022).

Tidak hanya itu, mereka juga berbuat anarkis dengan melempari warung dengan batu. Seorang kakek bernama Marki (60) hingga mengalami luka di bagian kepala.

Baca Juga: Bising dan Bikin Resah, 21 Motor Berknalpot Brong Terjaring Patroli di Babat Lamongan

"Masa kurang lebih berjumlah 100 orang membawa atribut salah satu perguruan pencak silat. Sebelumnya mereka juga merusak 1 unit motor Honda beat bernopol S 4678 JJ milik Mohammad Rizki Mahbula," paparnya.

Setelah itu, rombongan pesilat itu langsung berhamburan berpencar membubarkan diri ke arah Bojonegoro. Saat peristiwa terjadi pihak kepolisian bertindak cepat. Alhasil 6 pelaku diamankan.

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

Ironisnya, para pelaku yang berani berbuat keji itu diketahui masih pelajar rata-rata berusia 18 tahun. "Satu pelaku DVS diamankan bersama 5 rekannya, mereka kedapatan membawa sebilah celurit," ujarnya.

Para pelaku terancam dikenakan jeratan Pasal 170 KUHP tentang penganiayaan secara bersama-sama di muka umum.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.