Jumat, 19 Jun 2026 07:23 WIB

Tjetjep Heriyana, Legenda Balap Motor RI Dapat Tiket MotoGP dari Ridwan Kamil

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Jumat, 18 Mar 2022 14:47 WIB
Tjetjep Heriyana mendapat tiket MotoGp dari Ridwan Kamil.(Foto: Humas Pemprov Jabar)
Tjetjep Heriyana mendapat tiket MotoGp dari Ridwan Kamil.(Foto: Humas Pemprov Jabar)

Surabaya - Ingar bingar MotoGP 2022 di Sirkuit Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB), akan turut dirasakan Tjetjep Heriyana. Legenda balap motor kebanggaan Indonesia asal Jawa Barat itu berkesempatan untuk menyaksikan langsung. Ia mendapatkan tiket nonton dari Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Kang Emil, sapaan Ridwan Kamil menuturkan, tiket tersebut sebagai bentuk apresiasi kepada Tjetjep. Ia sudah sudah mengharumkan nama Indonesia di ajang balap motor pada 1970-an.

Baca Juga: Pertamina Enduro Ajak 200 Siswa SD Surabaya Mewarnai MotoGP Mandalika

"Pak Tjetjep ini orang yang punya minat kuat di bidang otomotif. Prestasi beliau diakui dunia. Jadi ini bentuk apresiasi dari Pemerintah Provinsi Jabar untuk beliau yang sudah sangat berjasa membawa nama negara," kata Kang Emil dalam rilisnya, Jumat (18/3/2022).

Hadiah tiket MotoGP Mandalika terasa makin spesial bagi Tjetjep. Sebab pada 26 Maret, warga Cimahi itu memasuki usia 83 tahun. Kang Emil berharap Tjetjep berbahagia dengan apresiasi tiket nonton langsung balap motor kelas dunia.

Tjetjep menuju Lombok bersama anak dan cucu pada Kamis (17/3/2022). Sebelum berangkat dilakukan pemeriksaan kesehatan. Dokter Ayi Abdul Basith menyatakan kondisi kesehatan Tjetjep baik.

"Dari nadi dan saturasi oksigen normal. Kondisi tubuh, bagian paru dan perut, semua dalam kondisi batas normal dan sudah tidak ada keluhan,” jelasnya.

Tjetjep merasa bahagia dan antusias menyaksikan ajang 'kuda besi' di Mandalika secara langsung. Ia mengucapkan terima kasih kepada Kang Emil.

Baca Juga: Sapuangin XI Evo 3 ITS Siap Lanjutkan Tradisi Juara di Mandalika

"Terima kasih banyak pak gubernur. Saya enggak bisa ungkapkan apa-apa. Pokoknya saya senang sekali. Karena selama ini hanya bisa melihat MotoGP di TV," tuturnya.

Diketahui, kecintaan Tjetjep terhadap balap motor muncul sejak usia 13 tahun. Ia belajar banyak hal secara otodidak. Di antaranya sempat ke Jerman dan Italia untuk menambah ilmu tentang mesin motor.

Tjetjep meraih banyak tropi selama berkarir sebagai pembalap motor. Berapa jumlah medali dan tropi yang pernah diraihnya, Tjejep mengaku tidak ingat seratus persen. "Sekitar 110 medali. Tapi, sekarang cuma ada 10 kalau tidak salah," sebutnya.

Prestasi tertinggi Tjetjep adalah juara 3 Grand Prix Macau pada 1970. "Dulu saya pernah juara tiga di Macau," kenangnya.

Baca Juga: Kapolres Cup Motorcross Ponorogo Digelar Sabtu-Minggu Esok, Hadiahnya Rp100 Juta

Empat tahun berselang, Tjetjep terpaksa pensiun dari dunia balap motor. Kecelakaan di GP Batu Tiga, Kuala Lumpur, Malaysia, membuat kondisi fisiknya tidak dapat lagi beradu cepat di sirkuit.

Meski begitu, Tjetjep tidak pernah meninggalkan dunia balap motor sepenuhnya. Ia masih mengikuti perkembangan dunia balap motor. Mulai dari pembalap yang beradu cepat di MotoGP, perkembangan mesin motor balap, sampai Sirkuit Mandalika.

"(Sirkuit Mandalika) Ini luar biasa. Ini salah satu yang terbagus. Ada laut, ada gunung. Itu jadi cantik. Sama kayak Macau," tandasnya bangga.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.