Selasa, 16 Jun 2026 16:01 WIB

Kompak Edarkan Sabu, Pasutri Asal Sidoarjo Ditangkap Usai Ambil Paketan

Pasutri diduga edarkan sabu ditangkap aparat Satnarkoba Polrestabes Surabaya.(Foto: Satnarkoba Polrestabes Surabaya)
Pasutri diduga edarkan sabu ditangkap aparat Satnarkoba Polrestabes Surabaya.(Foto: Satnarkoba Polrestabes Surabaya)

Surabaya - Pasangan suami-istri (pasutri) asal Waru, Sidoarjo, harus berurusan dengan aparat Satnarkoba Polrestabes Surabaya. Mereka diduga mengonsumsi dan mengedarkan sabu-sabu. Pasangan yang menikah secara siri itu berinisial TE (23) dan NP (23).

Kedua tersangka ditangkap pada Rabu (9/2/2022) sekitar pukul 13.00 WIB. Kala itu, tersangka usai mengambil paketan sabu seberat 30 gram di Jalan Raya Arjuno, Surabaya.

Baca Juga: Satresnarkoba Polres Gresik Ringkus 5 Pengedar Sabu dan Pil Koplo

"Kami buntuti keduanya hingga ke tempat kosnya. Lalu kami gerebek keduanya beserta paketan yang telah diambilnya itu," ujar Kasat Resnarkoba Polrestabes Surabaya AKBP Daniel Marunduri, Jumat (18/3/2022).

Dari tempat kos tersangka, polisi menemukan sejumlah barang bukti. Antara lain 1 klip sabu seberat 27,8 gram dan 1 pipet kaca berisi sabu 1,62 gram.

Baca Juga: DPRD Surabaya Dukung Penegakan Hukum Kasus Pengeroyokan Siswa SMAN 11

"Saat digeledah di dalam rumah kosnya itu juga ditemukan buku catatan penjualan, satu bong, timbangan elektrik yang disimpan didalam kotak hitam," beber Alumni Akpol tahun 2004 itu.

Berdasakan keterangan tersangka, mereka diperintahkan SH untuk mengambil paket sabu secara ranjau. Selanjutnya diperintahkan untuk diserahkan ke pelanggan yang telah memesan paket tersebut.

Baca Juga: Dewan Kesenian Surabaya Persoalkan Ultimatum 7 Hari Pengambilan Gamelan

“Kami masih kembangkan keberadaan SH. Ia yang meminta tersangka mengambil dan menyuruh meranjau,” kata Daniel.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.