Senin, 22 Jun 2026 17:44 WIB

Tangkap Penjual, Polisi Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Koplo di Jogoroto, Jombang

Pengedar pil koplo diamankan di Mapolsek Jogoroto (Foto: Polsek Jogoroto)
Pengedar pil koplo diamankan di Mapolsek Jogoroto (Foto: Polsek Jogoroto)

Jombang - Seorang pemuda bernama Ahmad Zulmi Sulaiman (24), asal Desa Tambar, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang dibekuk Unit Reskrim Polsek Jogoroto, lantaran terlibat peredaran pil koplo.

Kapolsek Jogoroto, AKP Darul Huda menjelaskan, tersangka ditangkap di rumahnya pada Rabu (16/3/2022) sore. Dalam penangkapan itu, pihaknya menyita barang bukti ribuan butir pil koplo jenis double l.

Baca Juga: Besut Mudik ke Jombang, Mencari Roh Dialektika di Tanah Para Pemikir

"Penangkapan terhadap pengedar ini merupakan hasil pengembangan dari saksi yang kami amankan sebelumnya," jelas Darul, Kamis (7/3/2022).

Darul menyebut, kasus itu terungkap saat sekitar pukul 15.00 WIB, Rabu (16/3/2022), Unit Reskrim Polsek Jogoroto mengamankan seorang pria bernama Khosim dengan gelagat mencurigakan.

"Saat didekati, yang bersangkutan berupaya lari. Ternyata setelah digeledah, ditemukan 8 butir pil double l," terang Darul.

Dalam pemeriksaan, Khosim mengaku membeli pil double l itu dari kenalannya bernama Ahmad Zulmi Sulaiman, yang kemudian menyusul ditangkap.

Baca Juga: Potret Travesti Ludruk, Simbol Perlawanan yang Hadir di Pameran Foto Jombang

Meski sempat mengelak, Sulaiman akhirnya tak berkutik saat polisi menemukan barang bukti satu botol plastik warna putih berisi 1.000 butir pil double l, 85 plastik klip yang masing-masing berisi 10 butir pil double l dengan jumlah 850 butir. Ada pula 700 plastik klip yang diduga digunakan untuk mengemas pil terlarang itu.

"Dari rumah tersangka (Sulaiman), didapatkan total 1.850 butir pil double l. Kami juga mengamankan uang Rp 490 ribu serta handphone," beber dia.

Menurut Darul, dalam pemeriksaan Sulaiman mengaku sudah empat bulan menjadi pengedar pil koplo itu. Sasaran peredarannya yaitu kenalan dan temannya di kecamatan sekitar Jogoroto. Sementara pil itu diperoleh dari luar Jombang.

Baca Juga: Jombang Terancam Krisis Mikroplastik, Limbah Domestik Jadi Biang Kerok

"Dia mengaku dapat pasokan dengan sistem ranjau dari luar kota. Sementara alasannya jual pil, karena dia tidak punya pekerjaan tetap," tambahnya.

Untuk membongkar seluruh jaringan tersangka, Unit Reskrim Polsek Jogoroto terus melakukan pengembangan.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.